Notification

×

Iklan ok

Pengurus IMPM Mutiara Raya Periode 2020 - 2023 , Resmi di Lantik

Sabtu, 16 Januari 2021 | 07.35 WIB Last Updated 2021-05-19T10:48:38Z
Dok.foto Dr Ir H Hasan Basri A Bakar Msi selaku Dewan Presidium IMPM melantik Pengurus IMPM Mutiara Raya Periode 2020 - 2023 


Gemarnews.com , Banda Aceh -Pelaksanaan Maulid IMPM Mutiara Raya berjalan secara lancar ,tertib dan mengikuti Prokes , Pelaksanaan peringatan Maulid  Nabi Muhammad SAW. 1442 Hijriah sekaligus pelantikan pengurus IMPM Mutiara Raya periode 2020- 2023. Acara berlangsung di Auditorium Prof Ali Hasymi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (13/1/2021) malam.

Sejumlah tokoh IMPM Mutiara Raya yang hadir dalam acara tersebut yakni, Anggota DPR RI Nasir Djamil, Mantan Ketua DPR Aceh, Hasbi Abdullah, Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Aceh H Ramli Istana Telor, Mantan Bupati Pidie,Tgk Sarjani, Ketua Dewan Presidium IMPM Mutiara Raya Hasanuddin Yusuf Adan, Zulfizal ,Aggota DPRK Pidie asal Kecamatan Mutiara , Ketua Fokusgampi , Ketua Apdesi Kecamatan Mutiara Timur , Tokoh LSM asal Kecamatan Mutiara Timur ,Selain itu hadir juga Camat Mutiara dan Mutiara Timur.  para Keuchik dan Mukim Kecamatan Mutiara dan Mutiara Timur, Pengurus IMPM Mutiara Raya dan segenap masyarakat Mutiara dan Mutiara Timur yang ada di Banda Aceh.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini juga diisi dengan santunan anak yatim, kemudian dilanjutkan dengan ceramah maulid yang disampaikan oleh Ust Ridwan Ibrahim.

Sebelum acara maulid dimulai, terlebih dahulu dilakukan Pelantikan terhadap Pengurus IMPM Mutiara Raya periode 2020-2023 oleh Dewan Presidium IMPM Mutiara Raya, Dr Ir H Hasan Basri A Bakar Msi.

Adapun susunan pengurus IMPM Mutiara Raya periode 2020-2023 yaitu, Dewan Presidium, Dr. Hasanudin Yusuf Adan MA MCL, Dr Ir H Hasan Basri A Bakar Msi, Dr Fauzi Ismail MA, Said Azhar, SAg, Drs Muhammad Nasir Mara MSi, Ay Sumirat SE, Dr Ernita Dewi SAg MHum.

Dewan Penasehat terdiri dari, Ketua, Dr Sofyan Agani MA, Wakil Ketua ,Abdul Hadi Oebit, SE, Wakil Ketua, H. Ramli, Sekretaris, Muhammad SE,AK,MM, Wakil Sekretaris, Ir Baharuddin, MPd. Anggota yakni, Syahrul Badrudin, SE MSi, H Nasir Djamil, SAg, MSi, Nurmahdi SH, MA, Sayed Muthaleb, SH, Drs T Angkasah Juned, H Rahmat Rasyid, Cut Asmaul Husna, SAg, MPd, Kombes Sulaiman Yusuf, Dra Hj Hanifah Hasan, Ny.Mursyidah Fuad Mardhatillah, Nurmiyati AR,  Ir. Fitriati, Isnani.

Pimpinan Harian terdiri dari Ketua Umum, Zulmahdi Hasan, Wakil Ketua umum, Farid Nyak Umar, STWakil Ketua umum, Hasbullah Yunur, SPd, MPd, Wakil ketua umum Dr Salman Abdul Muthalib LC. Sementara Sekretaris Jenderal : Anas Abdul Karim, S.H, Wakil Sekretaris Jenderal, Rauzatullah, S.Pi, Wakil Sekretaris Jenderal, Imran, Wakil Sekretaris Jenderal, Fachrul Azmi Wakil Sekretaris Jenderal, Ika Fazira, Bendahara Umum, Junaidi Surya SE, Wakil Bendahara Umum , Syahril, SE, Wakil Bendahara Umum, M Rizal A Wahab, Wakil Bendahara Umum, Jumi Adella Wardiansyah, SSos, Wakil Bendahara Umum, Lina Nazriana, SPdi.

Ketua Dewan Presidium IMPM Mutiara Raya Hasanudin Yusuf Adan dalam sambutannya menyampaikan, pengurus IMPM Mutiara Raya harus bekerja dengan baik demi kepentingan masyarakat mutiara. Ia berharap IMPM Mutiara Raya dibawah kepemimpinan Zulmahdi harus memberikan manfaat bagi masyarakat mutiara.

Hasanudin yang juga akademisi UIN Ar-Raniry ini mengatakan, sudah banyak tokoh Mutiara pernah  memberikan kontribusi bagi perjuangan Aceh sejak dahulu hingga sekarang, seperti Tgk H Abdullah Ujong Rimba, Tgk Muhammad Daud Beureu’eh yang pernah memimpin Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA), lalu ada Syamsudin Mahmuh, Doktor Zaini Abdullah pernah menjadi Gubernur Aceh dan adiknya Hasbi Abdullah mantan Ketua DPRA dan Nasir Djamil anggota DPR-RI sekaligus Ketua Forum Besar (Forbes) Aceh.

“Mereka semua pernah memimpin Aceh, Oleh karenanya kelebihan yang diberikan oleh Allah hari ini mari kita manfaatkan untuk kepentingan bangsa dan agama, begitu juga pengurus yang sudah dilantik, harus mampu mewariskan apa yang sudah ditinggal oleh endatu dulu,” kata Hasanudin.

Ketua Umum IMPM Mutiara Raya, Zulmahdi Hasan mengatakan, sesuai dengan tema maulid “Mutiara Hikmah dibalik Perjuangan Rasulullah” ia mengajak kepada seluruh masyarakat Mutiara untuk merajut kembali silaturahim dalam satu ikatan kekeluargaan.

“Ibarat kita mengumpulkan pasir-pasir yang berserakan, maka IMPM ini wadah untuk mengumpulkan pasir tersebut dalam artian lain tempat untuk merajut kembali ikatan tali silaturahim masyarakat mutiara yang selama ini belum begitu kuat, maka hari ini kita mengokohkannya kembali dalam momen maulid maupun kesempatan lainnya,” katanya.

Zulmahdi juga menjelaskan saat ini IMPM Mutiara Raya sudah memiliki gedung asrama putra di jalan Kenari Gampong Keuramat yang sedang berlangsung tahap pembangunannya dan asrama putri yang berada di Jeulingke Banda Aceh.


Asrama tersebut kata Zulmahdi menjadi icon bagi masyarakat Mutiara Raya. Selain itu, asrama yang sudah memiliki aula dan fasilitas lainnya diharapkan bisa menjadi rumah transit atau singgah bagi masyarakat Mutiara yang pergi ke Banda Aceh.

“Terima kasih kepada Keuchik, Mukim, Camat dan segenap masyarakat Mutiara yang sudah mendukung pelaksanaan pembangunan asrama ini. Mudah-mudahan kekompakan ini bisa mewujudkan rasa persaudaraan antar masyarakat Mutiara di mana saja,” tutur Zulmahdi yang juga Sekjend APINDO Aceh itu.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Asrama IMPM Mutiara Raya, Farid Nyak Umar menyampaikan progres pembangunan asrama IMPM dari sejak dilaunching “Gerakan Satu Sak Semen (GS3)” pada 15/7/2020 lalu. Farid melaporkan sebanyak 139 donatur sudah menyumbang untuk pembangunan asrama IMPM Mutiara Raya. Ia merincikan, dana masuk dari warga mutiara sampai 13 Januari 2020 sebanyak Rp.98.980.000. Bantuan Pemko Banda Aceh sebesar Rp. 189.492.000 dan bersih setelah potong pajak Rp. 167.000.000 sehingga total keseluruhan berjumlah Rp. 265.980.000. Sementara dana yang sudah keluar sebanyak Rp. 170. 467.000.

Tokoh IMPM Mutiara Raya, H Jamaluddin SE mengatakan, progres pembangunan asrama jangan sampai berhenti, dirinya merasa bersyukur IMPM Mutiara Raya sudah memiliki asrama di Banda Aceh untuk membantu dan dimanfaatkan bagi keperluan warga Mutiara. Jamaluddin juga sudah menyampaikan progres pembangunan asrama tersebut kepada Keuchik dan masyarakat Mutiara dengan hasil tanggapan yang sangat Positif. 
×
Berita Terbaru Update