Notification

×

Iklan

Iklan

Ayah Wa: Begini Kondisi Aceh Utara Sangat Memperihatinkan

Kamis, 08 April 2021 | 20.40 WIB Last Updated 2021-04-08T13:40:38Z


Lhoksukon (Gemarnew.Com)- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ismail A Jalil alias Ayah Wa memperihatinkan kondisi pembangunan Aceh Utara, baik di sektor Ekonomi, pembangunan, Infrastruktur, dan Pendidikan.

Menurut Ayah Wa, Pemerintah Aceh Utara, harus melobi-lobi ke Pemerintah Aceh dan pusat, untuk mempercepat sektor pembangunan Infrastruktur, Ekonomi, pendidikan. 

"Sehingga sektor ini cepat tereksekusi," kata Ayah Wa, saat pertemuan dengan Masyatakat, ketika melakukan reses ke Dapil V, Kamis, 8 April 2021.

Menurut Ayah Wa, berdasarkan laporan Masyarakat di Aceh Utara banyak infrastruktur jalan mengelami rusak parah. Bahkan untuk membangun infrastruktur jalan keuangan Aceh Utara yang di bebankan ke APBK tidak tertampung.

"APBK Aceh Utara tak mampu mengeksekusi infrastruktur jalan. Sebab APBK Aceh Utara minim, tentu Pemkab harus melobi-lobi ke Provinsi, atau ke Pusat. Sehingga setiap pembangunan itu tidak dibiaya langsung dengan APBK," jelasnya.

Disisi lain, kondisi sektor ekonomi di Aceh Utara, sangat memperihatinkan. Lantas banyak pemuda-pemuda yang menyandang sarjana jadi pengangguran, disebabkan tidak ada ketersediaan lowangan kerja.

"Bisa dibilang pengangguran sekarang pengangguran terdidik. Buktinya pendidikan tinggi ketersediaan lowangan kerja tak ada," ungkapnya.

Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Utara melalui dinas terkait, harus memperhatikan pengangguran di Aceh. Sebab pemuda jadi pengangguran akan berdampak terjadi kenaikan angka kemiskinan.

"Banyak potensi di Aceh Utara banyak diperlu di kembangkan. Karena keterbatasan SDM, sehingga potensi yang ada tidak dapat dikembangkan," jelasnya.

Sementara produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam bentuk ekomoni kreatif di seluruh Aceh Utara harus dikembangkan dan diperioritaskan, sehingga dapat menyuburkan pertumbuhan rumah industri, termasuk pemasaran produk UMKM lokal. Sedangkan pasilitas telah tersedia untuk baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Pasilitas telah disediakan oleh pemerintah. Seperti pelabuhan Kreung Geukeuh. Jadi harus dimanfaatkan, intinya ekonomi subur rakyat makmur," jelasnya.

Menurut Ayah Wa, Pemerintah Aceh harus memperhatikan khusus ke Pemkab Aceh Utara, sebab Aceh Utara saat ini mengalami krisis keuangan. Akan berdampak berbagai sektor.

"Seperti yang terjadi saat ini gaji aparatur Gampong di pangkas. Kenapa dipangkas, karena Pemkab tidak cukup ketersediaan anggaran," ungkap Ayah Wa.

Politisi Partai Aceh ini mengeluraikan, permasalahan sedang dilema Pemkab Aceh Utara akan berdampak buruk terhadap masyarakat. Namun Pemerintah Aceh sebagai penyokong untuk menambahkan anggaran Migas Aceh.

"Aceh sebagai ladang Migas. Sedangkan kondisi Aceh saat ini terpuruk, jadi Pemerintah Aceh harus bersinergi untuk membantu Pemkab Aceh Utara, sehingga persoalan yang sedang buming di Aceh teratasi," ungkap Ayah Wa.(Red)
×
Berita Terbaru Update