Notification

×

Iklan

Iklan

Martabak Telur, Panganan Gurih Untuk Berbuka Puasa

Minggu, 02 Mei 2021 | 19.18 WIB Last Updated 2021-05-02T12:18:21Z

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Martabak telur merupakan panganan dengan rasa gurih. Sayur, daging, dan berbagai bumbu lainnya digabung menjadi satu dalam sebuah kulit adonan padat yang ditipiskan secukupnya, kemudian dilipat, kemudian digoreng hingga matang. Panganan ini cukup digemari di Indonesia dan banyak dijual mulai dari tempat makan hingga di gerobak pinggir jalan.

Nah bagi anda yang mau mencicipi berbagai menu berbuka puasa khas tanah rencong aceh yang begitu memanjakan lidah anda, salah satu nya yaitu martabak udang yang ada di Kabupaten Pidie Jaya.

Martabak udang ini menjadi primadona di bulan puasa di mana banyak warga ber antrian untuk membeli martabak ini, bahkan hampir warga yang di Kabupaten tersebut hampir setiap hari di bulan puasa membeli martabak itu 

Martabak udang ini sama juga dengan martabak pada umum nya yang di jual, namun yang membedakan martabak udang dan martabak lain hanya martabak ini di campuri udang dan ikan serta lainnya.

martabak ini sama dengan martabak martabak lainnya, namun yang membuat nikmat dan gurihnya martabak satu ini menu nya di buat dengan di campuri berbagai seafood yaitu terdiri dari udang / ikan / indomie dan daging sapi.

Biasa warga kabupaten pidie jaya kebanyakannya mereka lebih dominan memasan martabak udang di karenakan rasanya yang nikmat dan gurih juga nikmat saat di makan waktu berbuka puasa nantinya.

Zulfikar warga Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, penjual martabak udang menyebutkan bahwa di bulan puasa kali ini martabaknya laku banyak meskipun kondisi sedang di landa musibah pandemi covid-19, tetapi martabaknya tetap terjual banyak setiap sore.

Hampir setiap hari dia bisa menghabiskan lima hingga sepuluh kilo gram adonan tempung, serta satu hingga dua keranjang besar telur ayam, namun harga martabak pun di bandrol nya bervariasi dari satu porsi martabak biasa enam ribu rupiah apabila hanya mengunakan satu telur saja tanpa mengunakan udang dan ikan.

Menurut dia kebanyakan pembeli membawa udang dan ikan sendiri maka harga martabak pun di bandrol menjadi delapan ribu rupiah karena mengunakan dua telur ayam. (**)


×
Berita Terbaru Update