Notification

×

Iklan

Iklan

May Day, Razali Tekankan Pentingnya Kolaborasi Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah

Sabtu, 01 Mei 2021 | 21.29 WIB Last Updated 2021-05-01T14:29:15Z

Dok.foto : Razali Ismail Ubit ,Ketua Umum PGMI


Gemarnews.com, Surakarta – Hari Buruh Internasional atau sering disebut May Day yang jatuh setiap 1 Mei adalah sebuah momentum peringatan perjuangan kaum buruh untuk mendapatkan hak-haknya. Namun pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia dan tanah air saat ini berdampak sangat signifikan terhadap ekonomi nasional.

Oleh karenanya, dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2021, Razali Ubit  Ketua Umum Pergerakan Generasi Muda 
 Indonesia ( PGMI ) kepada media ini mengatakan ,  mengajak kaum buruh dan pengusaha berkolaborasi di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi bangsa ini.

“Saya kira sepanjang kita memiliki komitmen dan niat baik tentu pengusaha tidak ingin rugi, maka dikolaborasikan. Tentu saja pengusaha juga di masa-masa seperti ini keuntungan yang didapat sangat kecil,” kata mas Rai Sabtu(1/5/2021).

Tidak jarang, dia juga mendapati banyak pelaku usaha yang memaksakan tetap beroperasi walaupun keuntungan yang diperoleh sedikit.

“Mereka malah tetap buka usahanya ini, sehingga para buruh dapat terus menghidupi keluarganya. Ini artinya pengusaha masih punya hati,” jelasnya.

Maka di tengah kesulitan perekonomian nasional, lanjut Razali, dibutuhkan kesadaran dari para buruh dan serikat pekerja untuk bisa memahami kondisi keterpurukan dunia usaha, juga menegaskan, pemerintah sudah menyiapkan berbagai skema bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu, termasuk bagi kaum buruh.

“Harapan saya organisasi buruh ini tidak hanya bicara advokasi buruh di urusan bersama pengusaha dan juga advokasi undang-undang, tapi juga advokasi kesejahteraan,” ujar dia.
Untuk tetap menjamin kesejahteraan kaum buruh di masa pandemi Covid-19 ini, Mas Rai minta kepada organisasi-organisasi buruh yang ada untuk melakukan pendataan terhadap perekonomian masing-masing anggotanya.

“Teman-teman organisasi buruh di masing-masing perusahaan itu bisa mendata teman-temannya yang membutuhkan KIS, KIP, dan sebagainya. Lalu mereka berkoordinasi dengan masing-masing kepala desa,” ujar Razali

Kerana Pandemi Covid 19 kesejahteraan masyarakat, razali memahami betul problematika yang dialami oleh kaum buruh.

Sehingga, imbuh Razali Meminta organisasi buruh juga harus aktif berkomunikasi dengan Dinas Sosial di masing-masing wilayah untuk memberikan informasi kepada anggotanya terkait adanya bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk selanjutnya, disampaikan atau disosialisasikan kepada buruh-buruh. Untuk kemudian mereka dapat menyiapkan diri terhadap syarat-syarat yang dibutuhkan untuk mendapatkan program-program pemerintah yang diperuntukkan guna membackup di masa-masa pandemi,” paparnya.

“Kalau ini bisa dilakukan oleh kawan-kawan asosiasi buruh serikat buruh. Saya kira keberadaan serikat itu betul-betul mampu membangun kesejahteraan buruh,” tambahnya.

Upaya tersebut, menurut Ketua Umum PGMI, merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk dalam menjamin kesejahteraan setiap warga negara terutama di kondisi pandemi Covid-19 ini
×
Berita Terbaru Update