Notification

×

Iklan

Iklan

Menjelang Pendaftaran CPNS, Honorer K2 Menghadapi Masalah Baru

Minggu, 23 Mei 2021 | 19.41 WIB Last Updated 2021-05-23T12:41:32Z

ilustrasi

Gemarnews.com, Garut - Kabar terbaru berkaitan dengan pendaftaran calon pegawai negeri sipil sudah di depan mata sehingga semua pihak diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan sangat baik sehingga dapat mengikuti proses seleksi calon pegawai negeri sipil tanpa ada hambatan. 

Namun cerita berbeda datang dari Dudi Abdullah, pengurus Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Kabupaten Garut, mengatakan, belakangan ini dia dan rekan-rekannya susah mencari informasi tentang formasi CPNS dan PPPK 2021. Sikap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mendadak berubah.

"Enggak seperti sebelumnya, BKD diam semua. Kami jadi bingung, masa harus ke Jakarta untuk cari informasi," keluh Dudi kepada JPNN.com, Sabtu (22/5/2021).

"Semua informasi (di Kabupaten Garut) tertutup rapat, kami susah sendiri sementara pendaftaran sudah di depan mata," ujarnya.

Dudi menduga, sikap tertutup BKD lantaran formasi PPPK berkurang drastis. Yang awalnya diusulkan 8.801 tetapi kemudian menyusut menjadi 230 orang.

Angka tersebut sangat kurang, mengingat jumlah guru honorer K2 saja sudah 800 orang. Belum lagi kalau ditambah honorer nonkategori.

"Bagaimana kami enggak mau demo kalau Pemda malah tertutup. Sudah nyata-nyata kami bekerja di sekolah wilayah Garut. Giliran ada rekrutmen besar-besaran, eh malah formasi PPPK disunat," kritiknya.

Dia berharap, ada keterbukaan informasi dari pemerintah pusat dan daerah. Ini untuk mencegah honorer K2 mendapatkan informasi hoaks yang sekarang makin kencang menyasar mereka.

"Kami disuruh melakukan cek ke instansi. Sudah kami lakukan tetapi kalau infornasi ditutup kayak ini bagaimana," serunya

Tidak ada jalan lain, lanjut Dudi, seluruh honorer K2 Garut akan turun ke jalan lagi. Tujuannya meminta agar Pemkab Garut menambah formasi PPPK yang ada. (Source: JPNN)
×
Berita Terbaru Update