Notification

×

Iklan

Iklan

Terkesan diam dengan masalah Tanah HGU PT. CA, Ketua Pospera pertanyakan keseriusan DPRK

Selasa, 22 Juni 2021 | 18.50 WIB Last Updated 2021-06-22T11:50:46Z

Gemarnews.com, Blangpidie - persoalan tanah Hak guna usaha (HGU) PT. Cemerlang abadi (CA) seakan tak kunjung selesai dan terkesan didiamkan oleh DPRK Aceh barat daya, Selasa (22/6/2021).

Harmansyah selaku ketua posko perjuangan Rakyat (Pospera) Aceh barat daya justru mempertanyakan keseriusan anggota DPRK Abdya dalam menyelesaikan persoalan HGU PT.CA ini.

" Aneh memang, ketika persoalan PT. CA muncul semua mau di depan dan menyuarakan persoalan ini, tapi lihatlah saat ini terkesan diam dan dibiarkan, seharusnya pihak DPRK abdya lebih serius lagi memperjuangkan hak rakyat ini, apa yang ditunggu semuanya sudah jelas, namun apa daya, lemahnya komitmen dari DPRK Abdya yang seolah buang badan" kata harmansyah

Dirinya cukup kecewa atas sikap dari DPRK Abdya yang sampai saat ini belum menunjukkan keseriusan yang nyata dalam menindak lanjuti persoalan yang sudah lama di perjungkan serta menjadi harapan masyarakat Aceh barat daya.

" Apa lagi yang harus di pertimbangkan, keputusan Mahkamah Agung melepaskan sebagian lahan HGU ini menjadi objek TORA, saya belum melihat langkah kongkret dari lembaga terhormat ini" lanjutnya lagi

Sampai dengan saat ini persoalan HGU PT.CA bagaikan simalakama yang tak kunjung jelas akhirnya, padahal sebelumnya pihak legislatif dan eksekutif bersama sama kompak memperjuangkan agar lahan ini dapat diperuntukkan untuk masyarakat dan HGU tidak diperpanjang, sehingga patut kita pertanyakan kenapa belum dibagikan padahal lahan flasma sudah bisa dibagikan lantaran Bupati punya kewenangan.

" Bupati sudah berjanji akan membagikan lahan tersebut kepada masyarakat termasuk kepada sejumlah lembaga keagamaan, Bupati berjanji tidak akan mengambil lahan tersebut sedikitpun" katanya lagi

Kita berharap semoga eksekutif dan legislatif Abdya bisa amanah dalam mengembalikan harapan rakyat sesuai sumpah yang mereka ucapkan saat pelantikan dulu.
×
Berita Terbaru Update