Notification

×

Iklan

Iklan

Hadapi AN, SDN 3 Ulim Sosialisasi dan Ujicoba AKM

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 14.13 WIB Last Updated 2021-08-21T07:13:56Z

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Sekolah Dasar Negeri (SDN)  3 Ulim, saat ini sedang mempersiapkan sekolah dalam rangka mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Persiapan dilakukan melalui sosialisasi dan memberikan edukasi rencana pelaksanaan ANBK dalam rangka mempertahankan mutu pendidikan.

"Sosialisasi ANBK ini penting kita lakukan sedini mungkin, agar dalam pelaksanan ANBK akan mendatang, mutu pendidikan daerah kita tidak merosot lagi," kata Kepala Sekolah SDN 3 Ulim, Mukhlish, M.Pd kepada Gemarnews.com, Sabtu (21/8/2021).

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang 
mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum 
(AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar, Jelas Muklis.

Sedangkan Survey Karakter adalah dilakukan oleh siswa untuk terwujudnya profil pelajar pancasila dan sementara Survey Lingkungan untuk mengumpulkan informasi  kualitas proses pembelajaran  dan iklim yang menunjang pembelajaran, terangnya.

"Murid mengikuti Asesmen Kompetensi Minimum, Surve Karakter dan Surve Lingkungan Belajar, sedangkan guru dan kepala sekolah hanya mengikukiti Surve Lingkungan Belajar," kata ahli bahasa Jepang.

Survei lingkungan belajar nanti akan menghasilkan karakteristik input dan proses pembelajaran untuk merumuskan hipotesis tentang tinggi rendahnya output pembelajaran di sekolah.

"Keunggulan asesmen ini bukan diukur dari anak didik, melainkan kualitas sekolah. Lantaran, sekolah itu yang paling bertanggung jawab adalah kepala sekolah tinggi rendahnya kualitas tersebut kepala sekolah nanti yang bertanggung jawab," ungkapnya.

Dia menjelaskan pelaksanaan ini semuanya berbasis komputer. "Maka hari ini kita melakukan Sosialisasi dan Ujicoba Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar," pungkasnya.(*)
×
Berita Terbaru Update