Notification

×

Iklan

Iklan

Relawan Tagana Aceh berikan edukasi bencana kepada siswa

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 20.12 WIB Last Updated 2021-08-14T13:12:32Z

Gemarnews.com, Blangpidie - Kegiatan Tagana masuk sekolah (TMS) merupakan agenda yang di anggap sangat penting di lakukan oleh Kementerian Sosial RI sebagai edukasi sejak dini terhadap anak anak yang merupakan salah satu bahaya rentan sebagai penyintas bencana, baik bencana Alam maupun bencana sosial, Sabtu (14/8/2021).

Melalui evaluasi dan pengalaman di setiap musibah bencana yang terjadi di seluruh tanah air, anak anak adalah sasaran yang menjadi rentan sebagai penyintas disamping   lansia, disabilitas serta ibu hamil dan lain sebagainya.

Taruna siaga bencana (TAGANA ) Provinsi Aceh saat ini sedang gencar mengadakan kegiatan TMS melalui sekolah sekolah yang ada di seluruh kabupaten / kota di provinsi Aceh, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga tingkat sekolah menengah atas (SMA), selain itu para relawan tagana ini juga masuk ke madrasah, Aliyah, serta pesentren untuk mengedukasi para siswa dan santri perihal penyelamatan dan cara menyikapi saat bencana terjadi.

Kepala dinas sosial provinsi Aceh Dr.Drs.Yusrizal, M.Si melalui kasi PSKBA Yanyan Rahmat  A.Ks, M.Si menyampaikan bahwa program yang sedang dilaksanakan ini fokus kepada para siswa dan santri dengan tujuan agar mereka paham bagaimana cara menyikapi dan menyelamatkan diri mulai dari tahap mengenal , pra, saat dan pasca terjadinya bencana.

"Kita fokus kepada salah satu bahaya rentan , edukasi buat mereka para siswa dan santri agar paham dan mengenal setiap tahapan jika bencana terjadi, sehingga mereka sudah siap, Al hasil penyintas dari anak anak akan berkurang' kata Yanyan Rahmat.

Hingga hari ini kegiatan TMS masih berlangsung di kabupaten Pidie jaya dan merupakan lanjutan setelah beberapa kabupaten / Kota telah melaksanakan kegiatan TMS ini.

Ketua tagana Aceh Rizal dinata didampingi oleh ketua Tagana kabupaten Pidie jaya Hendrawan berharap, agar semua siswa bisa paham dan benar benar menerapkan segala ilmu tentang penanggulangan bencana dalam aktivitas mereka sehari hari.

"Kita perjelas kegiatan ini dengan simulasi sesuai dengan keadaan sebenarnya, sehingga mereka terbiasa dan tidak panik ketika bencana terjadi, begitu juga di tahap pra bencana, kita bekali mereka bagaimana mencintai alam, mitigasi bencana dilingkungan tempat tinggal mereka" kata Rizal Dinata.

Sejauh ini amatan dari gemarnews.com kegiatan TMS berjalan dengan baik, apalagi antusiasme para siswa yang begitu semangat dalam pelaksanaannya, dan tentunya selama kegiatan berlangsung protokol kesehatan tetap diterapkan secara disiplin.

Berikut daftar TMS dan lokasi kegiatan selama di kabupaten Pidie Jaya :
Kecamatan Trienggadeng, yaitu SMP Negeri 1 Trienggadeng, SD Negeri 10 Trienggadeng dan MAN 4 Pidie Jaya. Untuk Kecamatan Panteraja, hanya SMPN 1 Panteraja serta Kecamatan Meurah Dua (SMPN 1 Meurah Dua)

Selanjutnya Kecamatan Bandar Baru, (SDN 1 Bandar Baru, SMPN 1 Bandar Baru, dan SMA Negeri 1 Bandar Baru). Kecamatan Meureudu, (MTSN 2 Pidie Jaya dan SDN 8 Meureudu). Kecamatan Ulim (SMPN 1 Ulim, dan SDN 1 Ulim). Kecamatan Bandar Dua, (SMPN 1 Bandar Dua dan SDN 1 Bandar Dua). Terakhir Kecamatan Jangka Buya berlokasi di SMPN 1 Jangka Buya. (YG)
×
Berita Terbaru Update