Notification

×

Iklan

Iklan

GENBI di Kampung Bugis

Senin, 08 November 2021 | 11.34 WIB Last Updated 2021-11-08T04:34:05Z

Gemarnews.com, Kepri - Melalui Program Rumah Pintar Generasi Baru Indonesia (Genbi) Komisariat UMRAH Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi tenaga pengajar bagi anak-anak di daerah Kampung Bugis. Program tersebut bertujuan untuk membentuk karakter dan pengembangan diri anak dengan kegiatan belajar mengajar di rumah pintar yang berlokasi di daerah Kota Tanjungpinang, Senin (08/11/2021).

Jerimia Bufanda sebagai salah seorang Badan Pengurus Harian (BPH) Divisi Pendidikan Genbi tersebut mengungkapkan bahwa rumah pintar berada di bawah naungan GenBi Komisariat UMRAH.

Menurutnya, Rumah pintar merupakan tempat pendidikan dan pemberdayaan sosial bagi anak-anak supaya lebih semangat lagi dalam mengemban pendidikan dan tidak patah semangat terutama di masa Pandemi Covid-19 yang kegiatan belajar mengajar melalui daring.

” Ada juga games yang dimainkan sehingga adik-adik yang ada disini tidak bosan dan stres saat materi. Adapun maksud dan tujuan didirikannya rumah pintar ialah sebagai wadah untuk melakukan kegiatan yang menumbuhkan kreatifitas, Pembentukan karakter dan pengembangan diri bagi anak-anak, ” Ujarnya kepada awak media belum lama ini.

Masih sambungnya, Para siswa di rumah pintar itu telah mencapai jumlah tiga puluh orang dengan usia yang beragam. Mereka mendapatkan pelajaran mengenai materi umum, MTK, Bahasa Inggris dan menggambar.

” Semoga dengan adanya program ini, Adik-adik di rumah pintar semakin kreatif dan semakin semangat dalam belajar dan menggapai cita-cita mereka, ” Tutur Amartya selaku Ketua panitia disana. Ditambahkan yang lainnya, Denti dari pengurus rumah pintar Genbi Kepri turut menyampaikan hadirnya program oleh Genbi divisi pendidikan di rumah pintar membawa inovasi baru bagi pengurus dan anak-anak di rumah pintar.

Di akhir pembicaraan, Amartya menjelaskan banyak struggle yang harus dihadapi saat mengajar sebab anak-anak di rumah pintar berasal dari latar belakang yang berbeda. Sebagai tenaga pengajar perlu pintar mengambil sikap serta bersabar dalam menghadapi mereka. (sidaknews)
×
Berita Terbaru Update