Notification

×

Iklan

Iklan

Kesbangpol Aceh gelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Koordinasi dan Manajemen Tempat Pengungsian

Rabu, 24 November 2021 | 11.23 WIB Last Updated 2021-11-24T04:32:44Z

Dok foto:Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Koordinasi dan Manajemen Tempat Pengungsian pada  tanggal 22 s.d 26 /11/2021 Di Banda Aceh.



Gemarnews.com, Aceh Timur - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Koordinasi dan Manajemen Tempat Pengungsian pada  tanggal 22 s.d 26 /11/2021 Di Banda Aceh yang dibuka langsung oleh Drs. Mahdi Efendi Kepala Kesatuan Bangsa Dan Politik Aceh. Selasa (24/11/2021).Dok foto:M.Yusuf peserta dari Kesbangpol Aceh Timur.


Maksud diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan identifikasi dan evaluasi sejumlah aspek dan permasalahan sebagai bahan untuk menyusun model/pola penanganan pengungsi yang berbasis local setting dan local wisdom.


Kegiatan ini diikuti oleh Perwakilan dari Kebupaten Salah satunya terdiri dari Dinsos Aceh Timur yang di wakili, Kabid perlindungan Jaminan Sosial Sharani S.Ag,Ma. Dan Bandan Kesatuan bangsa Dan Politik Aceh Timur M. Yusuf, SE.


"Dalam sambutannya Bapak Drs. Mahdi Efendi lebih lanjut menyampaikan bahwa dengan diselenggarakannya pelatihan KMTP ini di Aceh, diharapkan terjadinya penyebaran pengetahuan terkait dengan penanganan pengungsi serta dapat berkontribusi dalam pengurangan risiko bencana". 


Selain itu pelatihan ini juga diharapkan akan dapat membantu meningkatkan kapasitas pelaku/aktor lokal dalam tanggap darurat ketika terjadi bencana didaerahnya masing masing, termasuk tanggap darurat dalam menangani potensi kedatangan pengungsi asing".Pungkasnya.


Salah satu peserta pelatihan, Muhammad Yusuf SE. Kasubbid fasilitasi kerja sama intelijen dan pemerintah menyampaikan bahwa dari daftar materi yang akan disampaikan," pelatihan ini akan sangat membantu juga dalam pelaksanaaan tugas tentang penanganan pengungsi luar negeri. Dengan pelatihan ini bisa mengerti tentang standard – standard yang digunakan serta pembagian tugas masing-masing pihak yang terkait, terutama di Aceh Timur yg pernah menangani pengungsi Rohingya dan Bangladesh. 


Dalam komentarnya Ia juga meminta agar kegiatan ini tidak berhenti sampai disini dan dapat terus berlanjut untuk mensosialisakan  pembelajaran tentang penanganan pengungsi ini."


Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi 5 pokok kegiatan penanganan pengungsi yang meliputi: 1. Realita Pengungsian dan hak pengungsi, 2. Prinsip dan pendekatan,Peran dan tanggung jawab, 3. Standar pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, 4. Perlindungan, 5. Latihan perencanaan tempat pengungsian, 6.Partisipasi masyarakat, Kordinasi, 7. Sosialisasi berkelanjutan dan penutupan tempat pengungsian.


Peserta akan melakukan simulasi pendataan pengungsi by name by address berbasis masyarakat dan teknologi, perencanaan dan pendirian tempat pengungsian berdasarkan suatu kasus kebencanaan yang memuat karakterisitik bencana, demografi dan jumlah pengungsi tertentu, serta melakukan simulasi kegiatan PFA. Selanjutnya peserta akan memberikan rekomendasi perumusan kebijakan penanganan pengungsi akibat bencana untuk meningkatkan pelayanan terhadap penanganan pengungsi di daerah masing-masing.

Wartawan:Ddi/Zoel

×
Berita Terbaru Update