Notification

×

Bimtek SIMFONI PPA, Perkuat Layanan Perlundungan Perempuan dan Anak Berbasis Manajemen Kasus

Rabu, 19 November 2025 | 06.32 WIB Last Updated 2025-11-18T23:32:15Z




GEMARNEWS.COM, ACEH BARAT  — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Aceh Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) SIMFONI PPA Versi 3 Manajemen Kasus selama dua hari, 17–18 November 2025, bertempat di Ruang Meeting Bupati Aceh Barat. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan perlindungan perempuan dan anak di wilayah Aceh, khususnya dalam pemanfaatan aplikasi SIMFONI PPA v.3 untuk pendokumentasian kasus secara komprehensif dan terstandar.


Kegiatan Bimtek dibuka oleh Imilda Sukma, Kepala Bidang Perlindungan Anak yang mewakili Kepala Dinas DP3A Aceh Barat. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM layanan menjadi prioritas penting dalam memastikan pemenuhan hak dan perlindungan korban kekerasan perempuan dan anak di tingkat kabupaten/kota. (18/11/2025)


Bimtek ini menghadirkan narasumber tingkat nasional, yaitu Bambang Febriandi Wibowo dan Nur Yasni, selaku National Consultant Child Protection UNICEF, serta Firdaus D. Nyak Idin, Fasilitator Nasional Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak (SL-PPA). Para narasumber memberikan pemahaman mendalam mengenai Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak dengan pendekatan Manajemen Kasus, serta praktik penggunaan SIMFONI PPA v.3 sebagai alat pendokumentasian dan pengelolaan data kasus yang terintegrasi.


Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan layanan, antara lain UPTD PPA Aceh Barat, konselor, pekerja sosial, Kader SAPA 129, perwakilan UPTD PPA Nagan Raya, UPTD PPA Aceh Jaya, unsur desa seperti Geuchik, serta mitra masyarakat dari SOS Children’s Village.


Melalui bimtek ini, peserta tidak hanya dilatih mengoperasikan aplikasi SIMFONI PPA versi 3, namun juga diperkuat kemampuan teknis dan praktis dalam menerapkan manajemen kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sesuai standar nasional. Pendekatan berbasis kasus ini diharapkan dapat memastikan setiap korban mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi lintas sektor.


Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Pemberitahuan Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor B-127/Setmen.Birodatin/DT.05.01/10/2025 tentang implementasi pengelolaan data kasus kekerasan melalui SIMFONI PPA Versi 3 Manajemen Kasus. Mandat ini menekankan pentingnya data yang akurat, terintegrasi, dan responsif bagi perencanaan kebijakan serta penanganan kasus di seluruh Indonesia.


UNICEF turut memberikan dukungan teknis kepada Pemerintah Provinsi Aceh serta kabupaten/kota dalam memperkuat sistem perlindungan anak dan perempuan, termasuk penguatan kapasitas SDM layanan, pendampingan implementasi SIMFONI PPA v.3, serta penguatan koordinasi lintas sektor.


Dengan terlaksananya bimtek ini, Aceh Barat diharapkan semakin siap mengoperasionalkan SIMFONI PPA v.3 secara efektif, sekaligus meningkatkan kualitas layanan perlindungan perempuan dan anak yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi keselamatan korban.



Kedepan kegiatan akan terus diperkuat dan diperdalam sampai petugas terkait semakin mahir. Karena Simfoni PPA Versi 3 ini berbeda jauh dengan yang versi 2. (*)

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update