Kegiatan pembersihan difokuskan pada lingkungan dayah dan kantor Keuchik yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Akibat banjir tersebut, lumpur dan sisa material menutupi halaman serta ruangan kantor desa sehingga mengganggu aktivitas pemerintahan desa dalam melayani masyarakat.
Melihat kondisi tersebut, Babinsa bersama personel TNI dari Yon TP 836 turun langsung ke lokasi untuk membersihkan lumpur dan material sisa banjir. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan desa binaan.
Sertu Satimin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Kami bersama warga bergotong royong membersihkan lingkungan dayah dan meunasah agar dapat segera digunakan kembali, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dan menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujar Sertu Satimin di sela-sela kegiatan.
Selain membersihkan lumpur di halaman dan ruang kantor, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial antarwarga. Kehadiran Babinsa dan personel TNI mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Buangan.
Kepala Desa Buangan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Babinsa serta seluruh pihak yang telah membantu proses pembersihan pasca banjir. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempercepat pemulihan fasilitas umum desa.
Melalui kegiatan pembersihan ini, diharapkan kondisi lingkungan dayah dan kantor desa kembali bersih dan layak digunakan, serta hubungan antara TNI dan masyarakat semakin solid dalam menghadapi berbagai situasi di wilayah desa binaan.