Notification

×

Gotong Royong TNI dan Masyarakat Wujudkan Akses Antar Desa.

Jumat, 23 Januari 2026 | 20.34 WIB Last Updated 2026-01-23T13:35:03Z
Aceh Tamiang – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan melalui kolaborasi antara prajurit Kodam Iskandar Muda dari satuan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Brigif 25/Siwah, Tim Vertical Rescue Indonesia, serta masyarakat setempat.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, dengan Desa Aras Sembilan, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Hingga Jumat (23/1/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 49,55 persen.

Pembangunan jembatan perintis ini merupakan bagian dari upaya pemulihan infrastruktur yang sebelumnya terputus akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Provinsi Aceh beberapa waktu lalu. 

Terputusnya akses penghubung antar desa tersebut sempat menghambat aktivitas masyarakat, terutama dalam hal transportasi, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas anak-anak menuju sekolah dan warga menuju fasilitas kesehatan. 

Oleh karena itu, kehadiran jembatan gantung ini menjadi solusi vital bagi masyarakat dua desa yang selama ini mengalami keterbatasan akses, khususnya saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan jalur penyeberangan tradisional tidak dapat digunakan.

Jembatan perintis yang dibangun memiliki panjang sekitar 250 meter, menjadikannya salah satu jembatan gantung penghubung antar desa yang cukup panjang di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. 

Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos, M.M. menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu percepatan pembangunan di daerah. 

"Ia menegaskan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya pada wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur akibat dampak bencana alam.

“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat Desa Lubuk Sidup dan Desa Aras Sembilan. Dengan adanya akses penghubung yang lebih layak, diharapkan roda perekonomian warga dapat bergerak lebih cepat, anak-anak lebih mudah menuju sekolah, dan masyarakat tidak lagi kesulitan saat membutuhkan akses ke layanan kesehatan. Ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat setempat pun menyambut baik pembangunan jembatan tersebut dan turut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pekerjaan.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update