Gemarnews.com, Pidie Jaya – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat binaan, Babinsa Koramil 28/Meurah Dua (MD) Kodim 0102/Pidie, Sertu Edi Sahputra, melaksanakan kegiatan pembersihan Kantor Keuchik pasca banjir di Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, sabtu, 24/1/2026.
Akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu, lingkungan perkantoran Desa Dayah Kruet dipenuhi lumpur dan material sisa banjir. Kondisi ini menghambat aktivitas pemerintahan desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melihat situasi tersebut, Babinsa Koramil 28/MD bersama anggota TNI dari Batalyon Yon TP 836 turun langsung ke lokasi untuk membersihkan lumpur di halaman serta di dalam ruangan Kantor Keuchik dan area sekitar meunasah.
Sertu Edi Sahputra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Kami bersama warga bergotong royong membersihkan lingkungan Kantor Keuchik dan meunasah agar dapat segera digunakan kembali. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan normal dan aktivitas ibadah kembali berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujar Sertu Edi di sela-sela kegiatan.
Selain bertujuan membersihkan fasilitas umum, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat pasca bencana.
Warga Desa Dayah Kruet menyambut baik kehadiran Babinsa dan personel TNI. Mereka mengapresiasi kepedulian dan bantuan yang diberikan dalam membantu pemulihan lingkungan desa.
Sementara itu, Kepala Desa Dayah Kruet menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa Koramil 28/MD dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempercepat pemulihan fasilitas umum sehingga roda pemerintahan desa kembali berjalan optimal.
Melalui kegiatan pembersihan ini, diharapkan kondisi lingkungan Kantor Keuchik dan meunasah kembali bersih dan layak digunakan, serta hubungan antara TNI dan masyarakat semakin solid dalam menghadapi berbagai situasi di wilayah desa binaan. Pungkasnya.