Notification

×

TOMPi Hadirkan Senyum Anak Yatim dan Korban Banjir di Pidie Jaya Lewat Bantuan Sepatu Sekolah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23.07 WIB Last Updated 2026-01-24T16:07:30Z



GEMARNEWS.COM, PIDIE JAYA — Komunitas Tokoh Masyarakat Pidie (TOMPi) menyalurkan bantuan berupa sepatu sekolah baru dan kaus kaki kepada anak-anak korban banjir dan anak yatim di Kabupaten Pidie Jaya. Bantuan tersebut diberikan kepada 46 anak Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari keluarga terdampak bencana.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Musholla Desa Dayah Husen, Pidie Jaya, Jumat (23/01/2026), 

Dengan menghadirkan para anak penerima bersama orang tua mereka. Anak-anak tersebut sebelumnya telah didata dan dikumpulkan oleh geuchik setempat bersama perangkat desa.

Sekretaris Jenderal TOMPi, Muhammad Nur, M.Pd, mengatakan bahwa bantuan sepatu sekolah tersebut merupakan wujud komitmen warga Pidie yang berada di perantauan untuk berbagi dengan sesama, khususnya saat saudara-saudara mereka di kampung halaman tertimpa musibah.

“Dana yang kami gunakan untuk membeli sepatu ini merupakan hasil sumbangan anggota Grup WhatsApp TOMPi yang tersebar di berbagai daerah,” ujar Muhammad Nur, Rabu (21/01/2026).

Ia menyebutkan, sumbangan tersebut berasal dari warga Pidie yang berdomisili di Aceh, Jakarta, Bali, Palembang, serta dari perantau Pidie yang berada di Australia, di antaranya Mustaqim dan Khairuddin M. Nur di Jakarta. Kegiatan ini turut didampingi oleh Bustami, Martunis, Tgk Abdullah Syafi’ie, Taufik Abdullah, dan Lutfi.

Muhammad Nur yang juga akademisi Universitas Serambi Mekkah (USM) menegaskan bahwa Pidie dan Pidie Jaya memiliki ikatan emosional dan sejarah yang kuat.

“Pidie dan Pidie Jaya ibarat satu tubuh. Jika satu bagian sakit, maka bagian lain juga ikut merasakannya. Kita terhubung oleh sejarah dan ikatan batin,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa seluruh dana yang terkumpul telah disalurkan secara utuh kepada anak-anak penerima bantuan, tanpa potongan apa pun untuk biaya operasional atau amil TOMPi. Penyaluran dilakukan berdasarkan data resmi yang diserahkan oleh perangkat desa guna memastikan bantuan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, ini merupakan kegiatan sosial ketiga TOMPi dan yang pertama di Pidie Jaya. Kami ingin mendorong nilai-nilai edukasi dan memperkuat ikatan antara diaspora Aceh dengan generasi muda di kampung halaman,” tambah mantan Ketua Fokusgampi tersebut.
Sementara itu, Taufik Abdullah menyampaikan bahwa sepatu sekolah yang diberikan dapat ditukar kembali di Toko Citra Permata, Beureu’nuen, apabila ukuran yang diterima tidak sesuai. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen agar bantuan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak.

Salah satu penerima bantuan, Rafika Salsabila, mengaku senang dan bahagia menerima sepatu sekolah baru yang sangat dibutuhkannya untuk bersekolah. Ia turut menyampaikan doa agar para donatur diberikan kesehatan serta kelapangan rezeki, didampingi oleh ibunya.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bustami Ahmad, H. Jamaluddin, Taufik Abdullah, Martunis, Lutfi, dan Hasan Basri.
Tokoh masyarakat H. Jamaluddin yang turut hadir mengaku terharu melihat keceriaan anak-anak korban banjir dan yatim di Desa Dayah Husen. Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukan TOMPi telah tepat sasaran karena dilaksanakan berdasarkan data by name by data.tuturnya.

“Apa yang dilakukan TOMPi ini sangat tepat dan terukur. Bantuan diberikan sesuai kebutuhan nyata anak-anak di lapangan,” ujarnya, seraya mendorong agar kegiatan sosial serupa terus berlanjut, yang turut diaminkan oleh Hasan Basri M. Nur dan Tgk Abdullah Syafi’ie.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update