BAM DPR RI menggelar Festival Aspirasi bertema “Revitalisasi Ekosistem Bumi Majapahit: Menghimpun Aspirasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan dan Keseimbangan Berkelanjutan”
GEMARNEWS.COM | MOJOKERTO — Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menggelar Festival Aspirasi bertema “Revitalisasi Ekosistem Bumi Majapahit: Menghimpun Aspirasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan dan Keseimbangan Berkelanjutan” di Pendopo Graha Maja Tama, Kantor Bupati Mojokerto. Senin (02 Februari 2026).
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung terkait isu pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di kawasan bersejarah Bumi Majapahit.
Anggota BAM DPR RI Dr. H. Muh Haris, S.S., M.Si. menegaskan bahwa Festival Aspirasi merupakan wujud nyata komitmen DPR RI dalam mendengarkan dan memperjuangkan suara masyarakat. “Pelestarian lingkungan harus dibangun melalui partisipasi publik. BAM DPR RI hadir untuk menghimpun aspirasi masyarakat sebagai dasar penyusunan rekomendasi kebijakan yang berorientasi pada keseimbangan ekologi, keberlanjutan pembangunan, serta pelestarian nilai sejarah dan budaya,” ujar Muh Haris.
Menurutnya, Mojokerto memiliki posisi strategis sebagai kawasan bersejarah nasional yang memerlukan pendekatan pembangunan berwawasan lingkungan. “Revitalisasi ekosistem Bumi Majapahit harus dilakukan secara menyeluruh dan kolaboratif, melibatkan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pegiat lingkungan, serta masyarakat. Dengan sinergi tersebut, pembangunan dapat berjalan selaras tanpa mengorbankan lingkungan dan warisan sejarah,” tambahnya.
Festival Aspirasi ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, komunitas lingkungan, pelaku usaha, dan generasi muda. Beragam aspirasi disampaikan, mulai dari perlindungan kawasan hijau, pengelolaan sampah terpadu, revitalisasi sungai, hingga penguatan kearifan lokal sebagai fondasi menjaga keseimbangan ekosistem.
BAM DPR RI menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan ditindaklanjuti dan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi resmi kepada pihak terkait. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada pelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem Bumi Majapahit demi generasi masa depan.