GEMARNEWS.COM, KUTE CANE - Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara di bawah kepemimpinan H. Muhammad Salim Fakhry kembali melakukan mutasi dan rotasi sejumlah kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan setempat.
Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus langkah strategis dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di daerah tersebut. Jum'at (13/2/2026)
Menanggapi kebijakan itu, Anggota DPRK Aceh Tenggara yang juga Wakil Ketua Komisi D, Abi Hasan, menyampaikan harapannya agar kepala sekolah yang baru dilantik mampu membawa perubahan positif dan mendorong peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.
Menurutnya, rotasi jabatan harus dimaknai sebagai amanah dan tanggung jawab besar dalam membangun kualitas generasi masa depan Aceh Tenggara.
Abi Hasan menegaskan sejumlah poin penting yang perlu menjadi perhatian para kepala sekolah yang baru dilantik, di antaranya:
1. Peningkatan Mutu Pembelajaran
Kepala sekolah diminta memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif, disiplin, serta berorientasi pada peningkatan prestasi akademik dan non-akademik siswa.
2. Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana
Pengelolaan dana BOS dan anggaran sekolah lainnya harus dilakukan secara transparan, profesional, sesuai regulasi, serta melibatkan komite sekolah.
3. Pembinaan Karakter dan Akhlak Siswa
Pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, serta penguatan nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas masyarakat Aceh Tenggara.
4. Peningkatan Disiplin dan Kinerja Guru
Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi pemimpin yang tegas dan inspiratif dalam membina guru serta tenaga kependidikan agar bekerja secara maksimal dan profesional.
5. Sinergi dengan Orang Tua dan Masyarakat
Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu diperkuat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.
6. Perhatian terhadap Infrastruktur dan Sarana Prasarana
Kepala sekolah diminta aktif melaporkan serta mengusulkan perbaikan fasilitas yang belum memadai demi kenyamanan dan keselamatan siswa.
Abi Hasan juga menegaskan bahwa Komisi D DPRK Aceh Tenggara akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap kebijakan pendidikan agar berjalan sesuai regulasi serta berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kami di Komisi D siap bersinergi dan mengawal kebijakan pendidikan agar benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas anak-anak Aceh Tenggara,” ujarnya.
Dengan adanya rotasi ini, pemerintah daerah berharap terjadi percepatan peningkatan kualitas pendidikan serta lahirnya generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing di Kabupaten Aceh Tenggara. (tim)
