GEMARNEWS.COM, SERULE - Hitungan jam menuju malam pertama Ramadan, suasana di Kampung Serule dan Atu Payung, Kecamatan Bintang, justru bertolak belakang dengan gegap gempita menyambut bulan suci yang biasanya terasa.
kegelapan masih menjadi realita yang tak kunjung pergi pascabencana banjir bandang dan tanah longsor tiga bulan lalu.
Reje Kampung Serule, Malik, sebut Listrik dari PLN belum menyala. Sementara itu kata dia, stok bahan bakar minyak (BBM) untuk mengoperasikan genset yang satu-satunya sumber penerangan warga telah habis seminggu terakhir, Selasa (17/02/2026). (sumber Lintas Gayo)
“Kekhawatiran warga kini bukan hanya tentang tidak bisa menonton televisi atau mengisi daya ponsel, tetapi tentang bagaimana menjalani ibadah di malam-malam penuh berkah dalam kegelapan,” ujar Malik.
Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk segera pikirkan solusi terhadap masalah ini.
“Paling tidak sediakan minyak Genset untuk Penerangan sementara Listrik PLN belum menyala,” tutup Reje Serule. (Sumber Lintas Gayo/ red)
