Banda Aceh – Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM), Brigadir Jenderal TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H., mewakili Pangdam Iskandar Muda menghadiri sekaligus melaksanakan pemotongan dan penyerahan secara simbolis hewan Meugang dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (17/2/2026), dengan penuh suasana kebersamaan dan nuansa kekeluargaan.
Tradisi Meugang merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Aceh yang memiliki nilai budaya dan religius yang sangat kuat. Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum berbagi kebahagiaan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Melalui kegiatan ini, Kodam Iskandar Muda berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kasdam IM menyampaikan bahwa pelaksanaan Meugang bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial TNI terhadap masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, serta memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya menjelang bulan penuh berkah di mana semangat berbagi dan saling peduli semakin ditingkatkan.
Kegiatan tradisi Meugang dilaksanakan di halaman mushola Lapangan Blang Padang. Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak empat ekor sapi disembelih sebagai hewan Meugang. Hewan tersebut berasal dari berbagai unsur, yakni Rindam Iskandar Muda, Bank BPD, Puskopdam IM, serta Kodim 0102/Pidie Korem 011/Lilawangsa. Keterlibatan berbagai pihak ini mencerminkan kuatnya sinergi dan kolaborasi antara institusi, satuan, serta elemen pendukung lainnya dalam menjalankan kegiatan sosial bagi masyarakat.
Setelah proses penyembelihan selesai, daging Meugang dibagikan secara tertib dan terorganisir kepada masyarakat yang telah ditentukan. Total sebanyak 360 bungkus daging didistribusikan kepada berbagai sasaran, di antaranya Masjid Raya Baiturrahman, masyarakat sekitar kawasan Blang Padang melalui pelaku UMKM, warga Kampung Baru, petugas kebersihan dan parkir, personel Denma, unsur pendukung kegiatan, tim jagal, Yayasan Kartika Jaya Cabang XIV Iskandar Muda, serta sebagai cadangan. Penyaluran ini diharapkan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kasdam IM juga menegaskan bahwa kegiatan Meugang memiliki makna yang sangat dalam, tidak hanya sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan rakyat.
Bagi prajurit Kodam Iskandar Muda, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, karena keberadaan TNI harus selalu memberikan manfaat nyata dan menjadi solusi di tengah kehidupan rakyat.
Beliau berharap tradisi Meugang dapat terus menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Menjelang bulan suci Ramadhan, momentum ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus meningkatkan rasa syukur, memperbanyak amal kebajikan, serta menjaga keharmonisan sosial demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.
Salah seorang penerima daging Meugang, Ibu Ratna, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodam Iskandar Muda atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat. Ia mengaku sangat bersyukur dapat menerima bantuan daging menjelang Ramadhan, yang menurutnya sangat membantu kebutuhan keluarga.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena selain meringankan beban masyarakat, juga mempererat hubungan antara TNI dan warga. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan Meugang menjadi simbol kuatnya persaudaraan dan semangat saling berbagi di tengah kehidupan masyarakat Aceh.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan tradisi Meugang tidak hanya tetap lestari sebagai warisan budaya Aceh, tetapi juga semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat persatuan menjelang Bulan Suci Ramadhan.