GEMARNEWS.COM, KUALA SIMPANG - Pimpinan Wilayah
‘Aisyiyah (PWA) Aceh melalui Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS)
menyelenggarakan Program Taman Lansia Ramadan yang dilaksanakan pada 11–14
Maret 2026. berlangsung di Gedung SMP Negeri 2 Kuala Simpang, yang berlokasi di
Jalan Sedar, Gang Pendidikan, Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang,
Kabupaten Aceh Tamiang.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang
dilaksanakan secara serentak di tiga wilayah terdampak bencana di Indonesia dan
terlaksana melalui kerja sama dengan Pimpinan Pusat LazisMu.
Program ini diikuti oleh 45 orang peserta lansia, terdiri
dari laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 60–75 tahun. Para peserta
merupakan lansia yang memenuhi kriteria sehat jasmani dan rohani serta mampu
menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri.
"Kegiatan Taman Lansia Ramadan ini berlangsung
selama empat hari dengan rangkaian pembinaan yang berfokus pada penguatan
spiritual, edukasi kesehatan, serta pengembangan keterampilan praktis bagi para
lansia. Setiap harinya peserta mendapatkan takjil untuk berbuka puasa,
sementara kado Ramadan diserahkan pada hari keempat sebagai penutup kegiatan.
Program ini menghadirkan narasumber dari berbagai
tingkatan kepemimpinan organisasi, yakni Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Majelis
Kesejahteraan Sosial, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah,
serta Badan Pengurus PWA dan PDA, yang memberikan materi pembinaan, motivasi,
serta pendampingan bagi para peserta lansia.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Pimpinan
Pusat ‘Aisyiyah Majelis Kesejahteraan Sosial, yaitu Ibu Sokhivah, serta Rahma
Dalila Fitri dan Siti Hasanah yang berangkat mewakili Pimpinan Wilayah
‘Aisyiyah Majelis Kesejahteraan Sosial Aceh.
"Pelaksanaan program ini merupakan bagian dari
komitmen ‘Aisyiyah dalam memberikan pendampingan bagi masyarakat rentan di
wilayah terdampak bencana. Daerah terdampak menjadi prioritas berdasarkan hasil
asesmen dari kegiatan tanggap darurat bencana serta implementasi program One
Muhammadiyah One Response (OMOR)," ungkap Rahma perwakilan MKS PWA Aceh.
Sejak hari pertama kegiatan, para peserta lansia
menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh
semangat, mulai dari pengajian Ramadan, diskusi kesehatan, hingga aktivitas
keterampilan yang dirancang untuk menjaga kebugaran dan kemandirian lansia.
Suasana kebersamaan yang hangat terlihat ketika para
peserta saling berbagi pengalaman hidup, memperkuat semangat ibadah, serta
menumbuhkan rasa percaya diri untuk tetap aktif di usia lanjut.
Bagi para peserta, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang
belajar, tetapi juga menjadi tempat bersilaturahmi, saling menguatkan, dan
merasakan kebahagiaan Ramadan secara bersama. Melalui program ini, ‘Aisyiyah
berharap para lansia dapat terus menjalani kehidupan dengan lebih sehat,
mandiri, produktif, serta memiliki kualitas spiritual yang semakin baik.
Program Taman Lansia Ramadan menjadi salah satu wujud
nyata kepedulian ‘Aisyiyah dalam menghadirkan pembinaan berkelanjutan bagi
lansia, khususnya di wilayah yang tengah bangkit dari dampak bencana, agar
mereka tetap memiliki harapan, semangat, dan kualitas hidup yang lebih baik.
(Agusnaidi B)
