GEMARNEWS.COM | JAKARTA, - Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026, pemerintah bersama jajaran kepolisian dan pemangku kepentingan transportasi telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta meningkatkan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap dan one way di sejumlah ruas jalan tol utama.
Pengaturan lalu lintas ini akan diberlakukan pada ruas Tol Trans Jawa serta Tol Tangerang–Merak, baik pada periode arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut bertujuan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang setiap tahunnya meningkat signifikan selama momentum mudik, sekaligus meminimalisasi potensi kemacetan panjang dan risiko kecelakaan lalu lintas.
Rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap akan mengatur kendaraan yang boleh melintas berdasarkan angka terakhir pada pelat nomor kendaraan, sedangkan sistem one way atau satu arah akan diberlakukan pada waktu-waktu tertentu guna memperlancar arus kendaraan menuju arah tujuan utama pemudik. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan analisis kepadatan lalu lintas dan pengalaman penanganan arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait juga telah menyiapkan berbagai langkah pendukung lainnya, termasuk penempatan personel di titik-titik rawan kemacetan, pos pengamanan dan pos pelayanan, pengaturan arus di rest area, serta koordinasi intensif dengan pengelola jalan tol dan pemerintah daerah.
Masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik diimbau untuk memperhatikan jadwal penerapan rekayasa lalu lintas yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang serta menyesuaikan waktu keberangkatan agar perjalanan dapat berlangsung lebih lancar. Selain itu, para pemudik juga diharapkan memanfaatkan berbagai sumber informasi resmi terkait kondisi lalu lintas secara berkala.
Tidak kalah penting, para pengendara diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga kondisi fisik agar tetap prima, serta beristirahat secara berkala di tempat yang telah disediakan apabila merasa lelah.
Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan perencanaan perjalanan yang matang, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan, diharapkan perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung dengan lebih tertib, lancar, dan aman.
Momentum mudik bukan hanya tentang perjalanan pulang kampung, tetapi juga tentang menjaga kebersamaan dan keselamatan hingga tiba di kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga tercinta.