Notification

×

Banjir Susulan Rendam Pidie Jaya, TNI Kerahkan Personel dan Alat Berat Bersihkan Fasilitas Umum

Sabtu, 11 April 2026 | 12.12 WIB Last Updated 2026-04-11T05:12:59Z
Gemarnews.com, Pidie Jaya — Di saat proses pemulihan pascabanjir belum sepenuhnya tuntas, masyarakat Kabupaten Pidie Jaya kembali dihadapkan pada ujian baru. Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (08/04/2026).

memicu meluapnya Krueng Meureudu, sehingga banjir susulan kembali merendam sejumlah kawasan di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua.

Air luapan membawa material lumpur serta sisa banjir sebelumnya, menggenangi permukiman warga dan sejumlah fasilitas publik penting seperti jalan, sekolah, masjid, hingga polindes. Kondisi ini tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga mengganggu layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan yang sebelumnya mulai pulih.

Merespons situasi tersebut, Satgas Penanggulangan Bencana (Gulbencal) TNI yang terdiri dari personel Kodim 0102/Pidie, Yonif TP 857/GG, dan Yon Armed 17/RC kembali diterjunkan ke lapangan. Para prajurit berjibaku membersihkan lumpur di berbagai titik, termasuk MIN 1 Meureudu, polindes, Masjid Tgk. Syik Pante Geulima, serta jalan lintas penghubung Kecamatan Meureudu dengan Meurah Dua.

Selain itu, dukungan armada pemadam kebakaran TNI AD, alat berat berupa ekskavator dan buldozer juga dikerahkan guna mempercepat proses pembersihan.

Dandim 0102/Pidie, Abdul Hadi melalui Perwira Seksi Operasi Kapten Inf Dian Susulo selaku koordinator kegiatan menegaskan bahwa TNI tetap konsisten dan sigap membantu masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.

“Sejak awal banjir hingga saat ini, personel yang tergabung dalam Satgas Gulbencal terus kami kerahkan setiap hari ke lokasi terdampak. Kami berupaya memastikan fasilitas umum dapat segera difungsikan kembali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum banjir susulan terjadi, sebagian besar fasilitas publik sebenarnya telah berhasil dibersihkan. Namun, kiriman air akibat dangkalnya alur sungai menyebabkan lumpur kembali menggenangi beberapa titik, meski dengan intensitas yang tidak separah sebelumnya.

“Sudah dua hari ini prajurit kembali melakukan pembersihan. Jika tidak ada kendala, kami optimistis dalam dua hari ke depan kondisi fasilitas umum bisa kembali normal,” tambahnya.

Di sisi lain, banjir susulan ini menyoroti persoalan struktural yang masih dihadapi wilayah tersebut, khususnya kondisi sungai yang mengalami pendangkalan pascabanjir. Hal ini menyebabkan daya tampung air berkurang sehingga mudah meluap saat curah hujan tinggi.

Menanggapi kondisi tersebut, Kapten Inf Dian Susulo juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

“Kami mengingatkan warga, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar selalu peka terhadap kondisi cuaca. Tetap tenang, jangan panik, namun segera mencari tempat aman jika terjadi peningkatan debit air,” pesannya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update