Notification

×

Anak Hanyut di Sungai Kriyan Ditemukan, Babinsa Turut Evakuasi Jenazah di Hari Ketiga Pencarian.

Rabu, 06 Mei 2026 | 12.21 WIB Last Updated 2026-05-06T05:21:53Z

GEMARNEWS.COM | KOTA CIREBON, — Setelah dilakukan upaya pencarian secara intensif selama dua hari, korban anak hanyut di Sungai Kriyan akhirnya ditemukan pada hari ketiga, Rabu (6/5/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Afandi Akbar (10 tahun), warga RW 02 Mandalangan, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Jenazah korban ditemukan di pesisir Pantai Kesunean, Kelurahan Kesepuhan.

Dalam proses evakuasi, Babinsa Kelurahan Kesepuhan Serka Tuhardi turut terjun langsung bersama tim gabungan untuk mengevakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan.

Adapun unsur yang terlibat dalam kegiatan pencarian dan evakuasi tersebut meliputi: TNI, Polri, Basarnas dan BPBD Kota Cirebon, PMI, Personel Kelurahan Kesepuhan dan Kecamatan Lemahwungkuk, turut hadir pula Danramil 1403/Lemahwungkuk Kapten Arh Hotas Manalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Cirebon Kota, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan kesepakatan pihak keluarga, jenazah kemudian diserahkan untuk dimakamkan.

Rencananya, pemakaman akan dilaksanakan di TPU Cibetok Gambirlaya Selatan, Kelurahan Kesepuhan, Kota Cirebon.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terlebih pada kondisi cuaca yang tidak menentu.

Atas kejadian tersebut, Danramil 1403/Lemahwungkuk bersama Babinsa Kelurahan Kesepuhan turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

Danramil 1403/Lemahwungkuk, Kapten Arh Hotas Manalu juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim gabungan yang telah melaksanakan pencarian secara maksimal hingga korban berhasil ditemukan.

Sementara itu, Babinsa Kelurahan Kesepuhan, Serka Tuhardi mengungkapkan bahwa kehadirannya bersama tim di lapangan merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu proses pencarian dan evakuasi korban.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih saat kondisi cuaca tidak menentu,” ujar Babinsa.

Selain itu, Danramil juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan, terutama di wilayah yang rawan terjadi bencana seperti bantaran sungai.

Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa yang akan datang. 
(***)

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update