GEMARNEWS.COM, PIDIE JAYA – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintahan desa, Babinsa Koramil 22/Ulim Kodim 0102/Pidie, Sertu Samsul Bukhari melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama Keuchik Desa Grong-Grong Capa, Irsanda, di Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Rabu ,27/5/2026).
Kegiatan komunikasi sosial tersebut berlangsung di halaman meunasah desa dalam suasana santai, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Momen tersebut dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai berbagai perkembangan kondisi desa, baik dari sisi sosial kemasyarakatan maupun dinamika kehidupan warga sehari-hari.
Komsos merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa sebagai sarana membangun kedekatan dengan masyarakat dan aparatur desa. Melalui komunikasi yang baik, berbagai informasi terkait kondisi wilayah dapat diperoleh secara langsung sehingga memudahkan koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dalam perbincangan tersebut, Sertu Samsul Bukhari bersama Keuchik Irsanda membahas sejumlah hal penting, di antaranya perkembangan situasi sosial masyarakat, aktivitas keseharian warga, hingga upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban desa.
Selain itu, keduanya juga membahas pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan, kebersamaan, serta semangat gotong royong di lingkungan masing-masing.
Sertu Samsul Bukhari menyampaikan bahwa kedekatan antara Babinsa dan aparatur desa menjadi bagian penting dalam mendukung tugas pembinaan wilayah.
“Melalui kegiatan komsos seperti ini, kami dapat menjalin hubungan yang lebih dekat dengan aparatur desa sekaligus mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. Komunikasi yang baik menjadi dasar penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat.
“Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga harus terus dipelihara agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis,” tambahnya.
Sementara itu, Keuchik Desa Grong-Grong Capa, Irsanda menyambut baik kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan dalam menjaga stabilitas desa.
“Komunikasi seperti ini sangat positif karena selain mempererat silaturahmi, juga menjadi wadah bertukar informasi dan membahas langkah bersama demi kemajuan desa,” ungkapnya.
Suasana santai sambil menikmati secangkir kopi di halaman meunasah menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif tidak selalu harus dilakukan dalam forum resmi.
Percakapan sederhana justru menjadi sarana hangat dan produktif dalam membangun kedekatan serta rasa saling percaya antara aparat kewilayahan dan aparatur desa.
Danramil 22/Ulim, Kapten Inf Irwansyah menyampaikan bahwa kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan Babinsa merupakan bagian penting dalam pembinaan teritorial di wilayah.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat harus mampu menjadi penghubung, pendengar, sekaligus mitra dalam menjaga stabilitas wilayah,” tegasnya.