Notification

×

Politik Uang Disorot, Partai Gerakan Mandiri Bangsa Serukan Revolusi Demokrasi

Selasa, 26 Mei 2026 | 01.45 WIB Last Updated 2026-05-25T18:46:03Z

Gemarnews.com, Jakarta — Partai Gerakan Mandiri Bangsa menyerukan pentingnya menghadirkan politik yang bersih, berintegritas, dan berpihak kepada rakyat melalui semangat perubahan menuju “Indonesia Reborn”.

Dalam pernyataan politik yang disampaikan kepada publik, Partai Gerakan Mandiri Bangsa menegaskan bahwa pemimpin yang layak diperjuangkan adalah sosok yang berada “on the track”, memiliki kualitas, integritas, dan tidak mudah tergoda oleh kepentingan sesaat maupun ambisi kekuasaan. 24/5/2026.

“The right man on the right place. Calon pemimpin harus berada di jalannya, tidak goyah oleh iming-iming yang dapat meruntuhkan idealisme dan keimanannya,” demikian pernyataan tersebut.

Partai Gerakan Mandiri Bangsa juga menyoroti dinamika demokrasi modern yang dinilai semakin dipengaruhi kekuatan finansial dalam perebutan kursi politik, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, DPR RI hingga Pilkada dan kontestasi nasional.

Menurut mereka, desentralisasi politik sejatinya memberi ruang bagi daerah untuk menentukan figur terbaik yang benar-benar mampu mewakili kepentingan masyarakat. Namun dalam praktiknya, demokrasi dinilai mulai bergeser ke arah politik transaksional yang mengutamakan modal besar dibanding kualitas kepemimpinan.

“Sekarang untuk memperebutkan kekuasaan harus bersaing dalam kekuatan finansial. Pertanyaannya, apakah yang terpilih benar-benar mewakili rakyat banyak?” tulis pernyataan itu.

Kritik juga diarahkan pada fenomena oligarki politik yang dianggap melahirkan ketimpangan sosial dan memperlebar jarak antara kelompok kaya dan masyarakat kecil.

Partai Gerakan Mandiri Bangsa menilai paradigma “uang bicara untuk meraih kursi” harus dihapus hingga ke akar-akarnya agar kesejahteraan rakyat benar-benar dapat diwujudkan secara nyata, bukan sekadar janji politik.

Mereka juga mengingatkan bahwa perubahan bukan hanya narasi yang nyaman dibicarakan di ruang kekuasaan, melainkan sebuah hukum sejarah yang tidak dapat dihindari dan akan terus bergerak dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, budaya hingga politik.

Dengan mengusung semangat persamaan dan keadilan sosial melalui slogan “Duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi”, Partai Gerakan Mandiri Bangsa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun arah baru bangsa menuju Indonesia yang lebih adil dan bermartabat.

“Perubahan harus menjadi gerakan bersama, bukan sekadar slogan. Indonesia membutuhkan keberanian untuk keluar dari politik transaksional menuju politik pengabdian,” tutup pernyataan tersebut.

Gerakan itu ditutup dengan seruan penuh optimisme: “Kita Bisa! Indonesia Reborn.”

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update