Gemarnews.com, Pidie – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Capaian Penanganan serta Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi yang digelar Pemerintah Aceh di Aula Serba Guna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/6).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan penanganan bencana sekaligus mempercepat langkah-langkah pemulihan di berbagai daerah terdampak di Aceh.
Rakor turut dihadiri Tito Karnavian, Muzakir Manaf, Fadhlullah, serta sejumlah bupati, wali kota, dan jajaran SKPA yang terlibat dalam penanganan bencana.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai capaian penanganan bencana dipaparkan, termasuk kendala di lapangan dan strategi percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi ke depan.
Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus,
menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie terus berupaya mempercepat proses pemulihan, terutama pada sektor infrastruktur, pelayanan publik, dan pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak.
“Koordinasi yang baik di semua level pemerintahan menjadi penting dalam proses pemulihan yang tepat sasaran dan langsung bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Andi.
Dalam paparannya, Mendagri menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana di Aceh, termasuk target pemulihan lahan pertanian seluas 31.464 hektare. Hingga saat ini, progres konstruksi baru mencapai 2.869 hektare atau sekitar 9,11 persen.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam rakor, Kabupaten Pidie tercatat mengalami kerusakan ringan pada lahan pertanian seluas 287 hektare.
Selain itu, untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap), Kabupaten Pidie direncanakan sebanyak 148 Kepala Keluarga (KK), terdiri dari 58 KK skema insitu dan 90 KK skema eksitu pada satu lokasi seluas 0,8 hektare.
Sementara progres penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) berdasarkan data Satgas per 8 Juni 2026 tercatat sebanyak 35.714 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan realisasi di Kabupaten Pidie tahap pertama sebanyak 151 KPM.
Bupati Pidie berharap dukungan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh terus mengalir agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat dan maksimal.
“Kehadiran Bupati dalam rakor ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie untuk terus berperan aktif dalam percepatan pemulihan pascabencana,” tutup Andi.