GEMARNEWS.COM | JAKARTA, 24 Juli 2026 – Duka mendalam kembali menyelimuti keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Salah satu putra terbaik bangsa, Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, gugur saat menjalankan tugas negara di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga dan rekan sejawat, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pengabdian sebagai anggota Polri adalah tugas mulia yang penuh risiko demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menyikapi kabar duka tersebut, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, mewakili seluruh pengurus dan anggota FRIC se-Indonesia menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes.
"Atas nama keluarga besar Fast Respon Indonesia Center (FRIC) se-Indonesia, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi cobaan ini," ujar H. Dian Surahman.
Menurutnya, gugurnya seorang anggota Polri saat menjalankan tugas merupakan bentuk pengorbanan luar biasa yang patut dikenang dan dihormati oleh seluruh rakyat Indonesia. Pengabdian almarhum menjadi bukti nyata bahwa menjaga keamanan negara sering kali harus dibayar dengan pengorbanan yang sangat besar.
H. Dian Surahman menegaskan bahwa jasa-jasa almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjuangan menjaga kedamaian dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah Papua.
"Kepergianmu meninggalkan duka yang mendalam, namun pengabdianmu akan selalu hidup dalam setiap jejak tugas yang telah kau tunaikan. Terima kasih atas dedikasi, keberanian, dan ketulusanmu dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat. Engkau gugur sebagai Bhayangkara sejati yang mengabdikan hidup demi bangsa dan negara," ungkapnya.
FRIC juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan almarhum serta memberikan dukungan moril kepada keluarga besar Polri yang kembali kehilangan salah satu personel terbaiknya dalam menjalankan amanah negara.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik situasi keamanan yang dirasakan masyarakat sehari-hari, terdapat aparat yang mempertaruhkan jiwa dan raga demi menjaga stabilitas, kedamaian, dan keselamatan bangsa.
Keluarga besar Fast Respon Indonesia Center (FRIC) se-Indonesia menyatakan akan terus memberikan dukungan moral kepada Polri dalam menjaga keamanan nasional serta mendoakan agar seluruh personel yang sedang bertugas di berbagai wilayah Indonesia senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, kesehatan, dan kekuatan dalam mengemban amanah negara.
Selamat jalan, Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes. Jasamu akan selalu dikenang. Pengabdianmu adalah teladan, dan pengorbananmu akan abadi dalam sejarah pengabdian Bhayangkara kepada bangsa dan negara.