GEMARNEWS.COM | ACEH SELATAN - Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., melakukan kunjungan ke Batalyon 115/ML dalam rangka Riksiap Ops Kodam Iskandar Muda Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 115/ML. Kunjungan Pangdam IM beserta rombongan disambut oleh Danyonif 115/ML Letkol Inf Munggi Yudha Mahuli beserta Perwira staf dan seluruh Prajurit Macan Leuser, Rabu, (22/07/2026).
Dalam Arahannya Panglima Kodam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P, mengatakan pemeriksaan kesiapan operasi merupakan salah satu tahapan yang sangat penting sebelum satuan diberangkatkan ke daerah operasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh personel, materiil, administrasi, logistik, kesehatan, komunikasi, maupun aspek pendukung lainnya telah siap secara optimal sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan aman, tertib dan berhasil sesuai tujuan yang telah ditetapkan, katanya.
Pangdam IM menyebutkan penugasan sebagai Satgas Pengamanan Perbatasan RI–PNG Statis di Provinsi Papua merupakan amanah negara yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, loyalitas dan profesionalisme. Kehadiran Satgas tidak hanya menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga berperan dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, membantu pemerintah daerah, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Perkembangan situasi di wilayah Papua masih memiliki dinamika yang memerlukan kewaspadaan tinggi. Oleh karena itu, setiap prajurit harus memahami karakteristik daerah penugasan, mengenali potensi ancaman, serta mampu bertindak cepat, tepat dan terukur sesuai prosedur yang berlaku. Pegang teguh aturan pelibatan, utamakan langkah persuasif dan humanis, namun tetap tegas dalam menjaga kedaulatan negara, ujar Pangdam IM.
Pangdam IM juga mengingatkan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga nama baik TNI Angkatan Darat dan Kodam Iskandar Muda. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, aparat pemerintah, dan seluruh komponen lainnya. Jadilah prajurit yang dicintai rakyat melalui sikap yang santun, disiplin, serta kepedulian terhadap kesulitan masyarakat di daerah penugasan.
Kepada para pejabat yang melaksanakan pemeriksaan, laksanakan kegiatan ini secara objektif, teliti dan menyeluruh. Pastikan tidak ada kekurangan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas di daerah operasi. Setiap temuan agar segera ditindaklanjuti sehingga seluruh kesiapan benar-benar mencapai kondisi optimal sebelum keberangkatan, ucap Pangdam IM.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Pandam IM menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani.
1. Laksanakan kesiapan operasi secara cermat, teliti, dan objektif.
2. Laksanakan latihan pratugas terpusat dengan baik dan penuh semangat sehingga meningkatkan kemampuan teknis, taktis dan fisik prajurit dalam pelaksanaan tugas operasi.
3. Pastikan seluruh personel dan materiil dalam kondisi siap operasi.
4. Pegang teguh disiplin, loyalitas, dan moralitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
5. Pedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam tugas operasi.
6. Bangun dan pelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kunci keberhasilan penugasan.
Pangdam IM berharap Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 115/Macan Lauser dapat melaksanakan tugas negara dengan aman, lancar dan berhasil serta kembali ke satuan dalam keadaan lengkap dan membawa prestasi yang membanggakan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asrendam Iskandar Muda, Para Asisten Kasdam Iskandar Muda, Para Kabalakdam Iskandar Muda, Danrem 012/TU, Dandim 0107/Aceh Selatan, serta seluruh Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 115/Macan Lauser.