Notification

×

Nusron Tinjau Kantah Aceh Tamiang, Layanan Pertanahan Kembali Normal

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21.27 WIB Last Updated 2026-07-25T14:27:39Z


GEMARNEWS.COM, ACEH TAMIANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau langsung Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang yang sempat mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi Sumatera tahun 2025, Kamis (23/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemulihan pelayanan pertanahan kepada masyarakat berjalan dengan baik sekaligus meninjau kondisi bangunan yang sebelumnya tidak dapat digunakan karena terdampak banjir dan longsor.

Dalam keterangannya kepada awak media, Menteri Nusron mengungkapkan rasa syukur karena Kantah Aceh Tamiang kini telah kembali beroperasi setelah sempat menghentikan pelayanan selama sekitar dua bulan akibat bencana.

"Alhamdulillah sekarang kita sudah bisa aktif lagi di sini. Waktu itu pelayanan sempat tertunda sekitar dua bulan karena kondisi pascabencana dan terpaksa mengungsi. Sekarang pelayanan kepada masyarakat sudah kembali berjalan," ujar Nusron.

Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu unit kerja Kementerian ATR/BPN yang mengalami dampak paling serius akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera pada tahun 2025. Demi menjaga pelayanan publik tetap berjalan, seluruh layanan pertanahan saat itu dialihkan sementara ke Kota Langsa.

Didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang, Husni, Menteri Nusron meninjau sejumlah ruangan yang sebelumnya mengalami kerusakan, termasuk ruang penyimpanan arsip pertanahan yang menjadi aset penting dalam pelayanan administrasi pertanahan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menegaskan bahwa proses rehabilitasi pascabencana harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan data pertanahan melalui transformasi digital.

Menurutnya, digitalisasi arsip serta penggunaan teknologi mikrofilm menjadi langkah strategis untuk melindungi dokumen pertanahan dari risiko kerusakan akibat bencana alam di masa mendatang.

Dengan sistem digital yang terintegrasi, data pertanahan akan tetap aman meskipun terjadi bencana sehingga proses pelayanan kepada masyarakat dapat dipulihkan lebih cepat tanpa kehilangan dokumen penting.

Meski pelayanan telah kembali berjalan normal, proses rehabilitasi gedung dan berbagai fasilitas pendukung masih terus dilakukan secara bertahap agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih nyaman, aman, dan optimal.

Menteri Nusron juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung percepatan rehabilitasi Kantah Aceh Tamiang, mulai dari pemerintah pusat hingga kementerian terkait.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri Pekerjaan Umum yang telah membantu rehabilitasi kantor ini, juga kepada Bappenas, serta semua pihak yang telah membantu sehingga kantor kami nantinya kembali layak digunakan untuk melayani masyarakat. Terima kasih atas dukungan dan kerja samanya," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Nusron turut didampingi Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol ATR/BPN Achmad, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh Arinaldi.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mempercepat pemulihan layanan publik pascabencana sekaligus memperkuat sistem administrasi pertanahan yang lebih modern, tangguh, dan berbasis digital guna menjamin keamanan data serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update