Notification

×

Siswa Dari Keluarga Kurang Mampu Ini Tidak Masuk Ujian Sekolah, Kepala SMKN 2 Peureulak Sambangi Orang Tua Wali Murid

Jumat, 03 Juli 2026 | 12.06 WIB Last Updated 2026-07-03T05:08:31Z

Aceh Timur -SMKN 2 Peureulak menggelar rapat dewan guru beberapa waktu lalu, didapati beberapa orang siswa pada tiap rombel masih memiliki kendala dalam mengikuti pembelajaran di sekolah.

Dari hasil evaluasi, wali kelas beserta guru Bimbingan Konseling (BK) diharuskan untuk mencari tahu kendala yang dihadapi siswa serta mencari dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapi.


Dari hasil tersebut maka kepala sekolah bersama wali kelas dan guru BK melaksanakn Home Visit, salah satunya berkunjung langsung ke rumah orang tua siswa di desa Seuneubok Aceh kecamatan Peureulak, kabupaten Aceh Timur,Kamis (2/7/2026).


PLT Kepala SMKN Negeri 2 Peureulak,Zaharni,S.Pd.MM,kepada media ini, mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi para siswa.


M.Fahrizal Kelas XI.TBSM adalah Siswa SMKN 2 Peureulak salah satu siswa dari keluarga kurang mampu dan siswa tersebut tidak mengikuti ujian dikarenakan terkendala ekonomi untuk membantu keluarga.


Ayahnya sendiri berkerja sebagai nelayan dan memiliki 4 orang anak dan M.Fahrizal anak pertama dan juga M.Fahrizal diagnosa mengalami kanker darah.


"kami langsung menyambangi rumah siswa yang terkendala dan langsung bertatap muka dengan orang tua siswa,"ujar Zaharni.


Lanjutnya dalam kunjungan tersebut didapati kendala yang dihadapi siswa terutama masalah ekonomi orang tua siswa dan sehingga sang anak ikut membantu mancari nafkah.


Zaharni juga berpesan kepada orang tua wali murid, bahwa pihak dari rumah sekolah SMKN akan membantu M.Fahrizal hingga selesai sekolah.


"Siswa yang menghadapi masalah akan diberikan solusi oleh wali kelas serta guru BK. Dari kunjungan ini tidak hanya dapat bertemu dengan siswa tetapi juga dapat langsung berkomunikasi dengan orang tua siswa, sehingga kegiatan ini dapat langsung kita iketahui," ujarnya.


"Dengan komunikasi yang baik, maka kita bisa bekerja sama dalam mendidik siswa, mengingat ini adalah tanggung jawab kita bersama” ucapnya.


Zaharni juga menambahkan, guru menjadi orang tua kedua untuk siswa ketika berada di dalam lingkungan sekolah, dan berkewajiban mendidik siswanya dengan baik.


Sedangkan di rumah anak-anak menjadi tanggung jawab orang tua. Jadi kita harus bisa menyempatkan diri untuk sharing dengan wali murid mengenai perkembangan anak-anak.


Kepala sekolah sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh wali kelas dan guru BK ini yang telah cepat tanggap dalam hal ini.


Usai bersilaturahmi dengan orang tua wali murid kepala SMKN 2 Peureulak berserta guru menyerahkan bantuan sembako kepada orang tua M.Fahrizal.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update