GEMARNEWS.COM, PIDIE – Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Pidie, Muhammad Nauval, bersama jajaran kader BMI Pidie mengunjungi keluarga almarhum Yusnaidi bin Mujahidin, korban musibah kebakaran di Gampong Dayah Blang, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Sabtu (18/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian dan solidaritas BMI Pidie kepada keluarga yang sedang berduka akibat musibah kebakaran yang merenggut nyawa salah seorang warga.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Nauval menyerahkan bantuan berupa uang tunai, beras, telur, dan air mineral kepada keluarga almarhum. Bantuan tersebut diterima langsung oleh istri almarhum, Nurlaili, sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan keluarga pasca musibah.
Tidak hanya memberikan bantuan kebutuhan pokok, BMI Pidie juga menyerahkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada anak-anak almarhum. Beasiswa tersebut merupakan aspirasi Jamaluddin Idham, SH., MH., Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, sebagai bentuk dukungan agar pendidikan anak-anak almarhum tetap berlanjut meski tengah menghadapi cobaan berat.
Muhammad Nauval menyampaikan bahwa kehadiran BMI Pidie bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga almarhum Bapak Yusnaidi bin Mujahidin. Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya serta memberikan ketabahan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Bantuan yang kami bawa mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri menghadapi cobaan ini," ujar Muhammad Nauval.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Jamaluddin Idham atas perhatian dan komitmennya dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi masyarakat melalui Program Indonesia Pintar.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jamaluddin Idham yang terus memperjuangkan akses pendidikan bagi masyarakat. Semoga beasiswa PIP ini dapat membantu anak-anak almarhum tetap melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka," katanya.
Menurut Nauval, pendidikan merupakan investasi masa depan yang harus tetap terjaga, meskipun keluarga sedang dilanda musibah. Karena itu, kehadiran beasiswa PIP diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak almarhum untuk terus belajar dan menggapai masa depan yang lebih baik.
Melalui kegiatan kemanusiaan ini, DPC BMI Kabupaten Pidie menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sedang mengalami musibah. Semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi nilai utama yang terus dijaga dalam setiap kegiatan organisasi. Pungkasnya.