Notification

×

TMMD ke-129 Segera Dimulai, Dandim 0102/Pidie Pastikan Proyek Jalan, Jembatan dan Sumur Bor Siap Dikerjakan

Rabu, 01 Juli 2026 | 16.55 WIB Last Updated 2026-07-01T09:55:15Z


GEMARNEWS.COM, PIDIE – Menjelang pembukaan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., turun langsung meninjau sasaran pembangunan di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (30/6/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh program siap dilaksanakan sesuai jadwal dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tahapan akhir persiapan sebelum TMMD resmi dibuka pada 15 Juli 2026. Dandim ingin memastikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik telah terverifikasi, mulai dari kondisi medan, titik pekerjaan, hingga kesiapan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program terpadu TNI bersama pemerintah daerah.

Dalam peninjauan itu, Dandim didampingi Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0102/Pidie Kapten Inf A. Rinjani E., Danramil 12/Sakti Kapten Inf Dwi Santosa, Babinsa Desa Lhok Panah Serka T. Efendi, serta Keuchik Desa Lhok Panah Usman Yacop.

Letkol Inf Abdul Hadi menegaskan, survei lapangan merupakan langkah penting agar pelaksanaan TMMD berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh sasaran TMMD benar-benar siap untuk dikerjakan. Kami ingin seluruh titik pembangunan telah terverifikasi sehingga pelaksanaannya nanti berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujar Abdul Hadi.

Ia menjelaskan, TMMD ke-129 di wilayah Kodim 0102/Pidie akan dipusatkan di Kecamatan Sakti dan dijadwalkan resmi dibuka pada 15 Juli 2026.

Program tersebut akan menyasar berbagai pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Sasaran fisik meliputi pembangunan dan pengerasan jalan usaha tani sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar empat meter, rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan lima titik sumur bor, lima unit MCK, serta pembangunan satu unit jembatan yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-129 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan masyarakat. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Menurut Dandim, TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan, terutama daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.

"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Infrastruktur yang dibangun nantinya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, mendukung aktivitas pertanian, meningkatkan roda perekonomian desa, serta pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sakti," tutup Letkol Inf Abdul Hadi.

Melalui TMMD ke-129, Kodim 0102/Pidie menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah. Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, program ini diharapkan mampu membuka akses, meningkatkan kesejahteraan, serta mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan. Pungkasnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update