GEMARNEWS.COM | WONOSOBO, 9 Agustus — Alun -Alun Wonosobo berubah menjadi pusat keramaian masyarakat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Gerakan Mantab Pilih Prabowo (GMPP) yang dirangkaikan dengan Tunas Bumi Fest (Jatabu Jagat Tunas Bumi).
Ribuan masyarakat tampak antusias memadati kawasan alun-alun untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan aksi sosial, edukasi lingkungan, pelestarian tradisi dan budaya lokal, hingga hiburan dan pembagian doorprize.
Kegiatan tersebut tidak hanya menyuguhkan kemeriahan, tetapi juga membawa sejumlah pesan sosial dan kebudayaan. Semangat kebersamaan masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan, serta upaya menjaga kearifan lokal menjadi bagian penting dalam gelaran tersebut.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya sejumlah tokoh nasional dan figur publik. Di antaranya Mohamad Jumhur Hidayat, mantan Kepala BNP2TKI sekaligus tokoh buruh; Rocky Gerung, pengamat politik dan akademisi; Hersubeno Arief, jurnalis senior; serta Indra J. Piliang, pengamat politik dan tokoh masyarakat.
Kehadiran para tokoh tersebut turut menjadi perhatian masyarakat yang hadir. Momentum itu sekaligus memberikan warna tersendiri bagi pelaksanaan HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest di tengah masyarakat Wonosobo.
Salah satu atraksi yang paling menyedot perhatian adalah festival balon udara tradisional. Keberadaan balon udara menghiasi kawasan Alun-Alun Wonosobo dan menjadi bagian dari upaya mengangkat kembali kekayaan tradisi serta budaya masyarakat setempat.
Tradisi tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebudayaan lokal memiliki nilai yang penting untuk terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Di sisi lain, panitia juga menghadirkan beragam hadiah untuk masyarakat melalui pembagian doorprize. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, disusul 20 unit sepeda onthel, kulkas, mesin cuci, puluhan perangkat elektronik, serta berbagai hadiah menarik lainnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak rangkaian kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan datang dan mengikuti acara yang dikemas dengan nuansa kebersamaan tersebut.
Peringatan HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest tidak berhenti pada seremoni ulang tahun maupun hiburan. Kegiatan tersebut juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan, melestarikan tradisi, serta memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.
Isu kesejahteraan petani juga menjadi salah satu perhatian yang diangkat. Bagi masyarakat Wonosobo, pertanian merupakan bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi sekaligus berkaitan erat dengan keberlangsungan lingkungan.
Karena itu, semangat Tunas Bumi Fest diarahkan untuk mempertemukan unsur kebudayaan, lingkungan dan kepedulian sosial dalam satu ruang kebersamaan masyarakat.
Penyelenggara berharap momentum tersebut dapat memperkuat solidaritas warga Wonosobo sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dan budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
Di tengah meriahnya festival, pesan yang ingin ditinggalkan pun menjadi jelas: kemajuan daerah tidak boleh membuat masyarakat kehilangan akar budaya, sementara pembangunan harus tetap berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan rakyat.
Dengan kemeriahan HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest, Alun-Alun Wonosobo bukan sekadar menjadi ruang perayaan, tetapi juga menjadi panggung bertemunya masyarakat, budaya, kepedulian lingkungan dan gagasan tentang masa depan daerah.
(***)