Notification

×

Dari RTLH Jadi Keluarga Produktif, TMMD Pidie Bekali Warga Kolam Lele dan Kandang Ayam Petelur

Senin, 10 Agustus 2026 | 08.32 WIB Last Updated 2026-08-10T01:33:10Z
GEMARNEWS.COM,PIDIE – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tetapi juga mendorong penerima manfaat agar mampu membangun kemandirian ekonomi keluarga.

Upaya tersebut diwujudkan Satgas TMMD melalui pembangunan kolam budidaya ikan lele dan kandang ayam petelur di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Minggu (9/8/2026).

Sarana produktif tersebut nantinya diserahkan kepada warga penerima manfaat RTLH untuk dikelola secara mandiri. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memanfaatkan lahan di sekitar rumah agar menghasilkan pangan sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129, Kapten Inf Samsul Bahri, mengatakan pembangunan kolam lele dan kandang ayam petelur merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

“Kolam lele dan kandang ayam petelur ini kita bangun sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Lahan yang ada di sekitar rumah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, sehingga tidak hanya menjadi lahan kosong, tetapi dapat menghasilkan pangan sekaligus memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat mengenai pemanfaatan lahan secara sederhana dan produktif.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan sarana tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga.

“Ini merupakan sasaran tambahan TMMD yang kita arahkan sebagai edukasi kepada masyarakat agar mampu mengelola lahan di sekitar tempat tinggalnya menjadi lebih produktif. Kolam lele dan kandang ayam petelur ini nantinya kita serahkan kepada penerima manfaat RTLH untuk dikelola dan dikembangkan secara mandiri,” ujar Letkol Inf Abdul Hadi.

Ia berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi benar-benar dikembangkan sehingga memberikan manfaat jangka panjang.

“Harapan kita, bantuan ini tidak berhenti pada pembangunan fisiknya saja. Penerima manfaat dapat merawat, mengelola dan mengembangkannya sehingga ke depan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, bahkan jika dikelola dengan baik dapat menjadi sumber tambahan pendapatan,” tambahnya.

Menurut Letkol Inf Abdul Hadi, pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Di balik rehabilitasi rumah, pembangunan jalan dan berbagai fasilitas desa, Satgas TMMD juga berupaya menyiapkan masyarakat agar lebih mandiri setelah program berakhir.

Kolam lele dan kandang ayam petelur diharapkan menjadi modal awal bagi keluarga penerima RTLH untuk mengembangkan kegiatan produktif. Jika dikelola secara konsisten, hasil budidaya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga maupun dikembangkan menjadi usaha tambahan.

Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menghadirkan pembangunan yang tidak hanya memperbaiki kondisi fisik lingkungan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga.

Dari rumah yang diperbaiki, lahir harapan baru. Dari lahan yang dimanfaatkan, tumbuh peluang ekonomi. Inilah semangat TMMD: membangun desa sekaligus membangun kemandirian masyarakat. tuturnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update