Notification

×

Pendaftaran Agam Inong Pidie Jaya Ditutup, PII Desak Seleksi Transparan Tanpa Titipan

Senin, 24 Agustus 2026 | 08.03 WIB Last Updated 2026-08-25T01:04:02Z


GEMARNEWS.COM, PIDIE JAYA — Masa pendaftaran Pemilihan Agam Inong Kabupaten Pidie Jaya resmi ditutup pada Senin. Setelah tahapan pendaftaran berakhir, perhatian kini tertuju pada proses seleksi yang akan menentukan para peserta terbaik untuk mengikuti ajang tersebut.

Pengurus Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Pidie Jaya meminta Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pidie Jaya selaku instansi penanggung jawab memastikan seluruh proses seleksi berlangsung transparan, objektif dan akuntabel.

Ketua Umum PII Pidie Jaya, Yusril Mubarak, menegaskan tidak boleh ada intervensi maupun praktik titipan dalam menentukan peserta yang dinyatakan lolos.24/8/2026.

«“Hari ini pendaftaran resmi ditutup. Langkah selanjutnya adalah seleksi, dan kami menegaskan kepada pihak Disporapar Pidie Jaya bahwa proses seleksi ini harus dan wajib berjalan transparan tanpa terkecuali. Jangan sampai ada isu-isu miring, intervensi, apalagi praktik titipan dari pihak mana pun,” tegas Yusril kepada awak media, Senin sore.»

Menurutnya, transparansi menjadi penting untuk menjaga marwah Pemilihan Agam Inong Pidie Jaya, terlebih ajang tersebut kembali diaktifkan setelah sempat vakum pascapandemi.

PII berharap proses seleksi mampu melahirkan generasi muda yang benar-benar memiliki kemampuan, kepribadian, wawasan budaya serta pengetahuan yang dapat menjadi representasi Kabupaten Pidie Jaya.

“Pidie Jaya melimpah akan pelajar dan pemuda berbakat. Biarkan mereka bersaing secara sehat dan jujur. Kami dari elemen pemuda akan terus mengawal ketat jalannya proses seleksi ini agar benar-benar melahirkan figur terbaik yang bersih dari segala bentuk kepentingan kelompok atau individu tertentu,” ujar Yusril.

Ia menilai, apabila proses seleksi dilakukan secara terbuka dan berdasarkan kemampuan peserta, ajang Agam Inong tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus promosi pariwisata dan kebudayaan daerah.

PII Pidie Jaya juga mengingatkan agar setiap tahapan seleksi, termasuk kriteria penilaian dan mekanisme penentuan peserta yang lolos, dapat disampaikan secara jelas kepada peserta dan masyarakat.

Dengan ditutupnya pendaftaran, masyarakat kini menunggu tahapan seleksi berikutnya. PII berharap seluruh proses berjalan secara adil, profesional dan bebas dari kepentingan pihak tertentu demi melahirkan Agam dan Inong Pidie Jaya yang benar-benar berkualitas dan mampu membawa nama baik daerah. tuturnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update