GEMARNEWS.COM BLANGPIDIE – Puluhan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali mendapat amanah baru. Namun, di balik pelantikan tersebut, Wakil Bupati Abdya H. Zaman Akli menegaskan bahwa pergantian jabatan tidak boleh sekadar mengubah posisi di struktur pemerintahan, tetapi harus diikuti perubahan cara kerja dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Jumat, (21/8/2026)
Penegasan itu disampaikan Zaman Akli saat melantik dan mengambil sumpah puluhan pejabat administrator, pengawas serta kepala sekolah di Lobi Kantor Bupati Abdya, Kamis (20/8/2026). Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Abdya Nomor 572 dan 573 Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrator, jabatan pengawas dan kepala sekolah di lingkungan Pemkab Abdya.
Zaman Akli mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah tetapi juga kepada Allah SWT. Jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan sepenuh hati. Sumpah jabatan ini bukan hanya janji kepada pemerintah, tetapi juga janji kepada Allah SWT yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.
Ia meminta para pejabat tidak terjebak pada rutinitas setelah memperoleh jabatan baru. Menurutnya, pelantikan harus menjadi momentum untuk memperbaiki pola kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Zaman Akli menekankan, jabatan baru harus melahirkan semangat dan kinerja baru. Kepercayaan yang diberikan pemerintah, kata dia, harus dibayar dengan hasil kerja yang nyata. Jadikanlah jabatan baru menjadi semangat baru, dan kepercayaan baru harus melahirkan kinerja yang baru.
Ia juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah tidak semata-mata dilihat dari banyaknya rapat, surat yang diterbitkan maupun kegiatan yang tercantum dalam laporan. Lebih jauh, keberhasilan pemerintahan harus diukur dari dampak langsung yang dirasakan masyarakat.
“Keberhasilan pemerintah tidak hanya dinilai dari seberapa banyak rapat yang dilaksanakan, seberapa banyak surat yang dikeluarkan atau seberapa banyak kegiatan yang tercantum dalam laporan. Tetapi dinilai dari satu hal yang paling sederhana, apakah kehadiran pemerintah benar-benar membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” tegasnya.
Zaman Akli menyebut seluruh pejabat yang dilantik merupakan wajah Pemerintah Kabupaten Abdya. Karena itu, ia meminta mereka membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan dan penyelesaian persoalan masyarakat
Khusus bagi para kepala sekolah dan tenaga pendidik yang mendapat amanah baru, Zaman Akli meminta agar sekolah tidak hanya menjadi tempat menjalankan rutinitas pendidikan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda. Jadikan sekolah sebagai tempat belajar yang baik, tempat tumbuh kembang karakter dan disiplin yang membuat siswa percaya diri. Sehingga masyarakat dapat menilai bahwa kehadiran pemerintah benar-benar menjadi solusi bagi mereka.