![]() |
| Foto, Kumparan |
GEMARNEWS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan, Komunitas Seuramoe Heritage akan menggelar kegiatan field trip edukatif di kawasan Tugu Kopelma Darussalam, Banda Aceh. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya komunitas untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mengenal lebih dekat sejarah, pendidikan, dan perjalanan perkembangan kawasan Darussalam.
Kegiatan field trip ini dirancang tidak hanya sebagai agenda rekreasi, tetapi juga sebagai ruang belajar di luar kelas yang akan di laksanakan pada tanggal 13 September 2026 Minggu pagi di mulai pada jam 07.00 Hingga 10.00
Peserta nantinya akan diajak melihat secara langsung berbagai jejak sejarah yang terdapat di kawasan Kopelma Darussalam sekaligus memahami pentingnya Darussalam sebagai salah satu kawasan pendidikan yang memiliki nilai historis bagi Aceh.
Komunitas Seuramoe Heritage menilai pembelajaran sejarah akan menjadi lebih menarik apabila dilakukan dengan mengunjungi langsung lokasi yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan pendidikan di Aceh.
Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan informasi melalui buku atau media digital, tetapi juga dapat merasakan atmosfer sejarah secara langsung.
Tugu Kopelma Darussalam dipilih sebagai salah satu lokasi kegiatan karena kawasan Darussalam memiliki posisi penting dalam perkembangan pendidikan tinggi di Aceh.
Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan dan intelektual yang melahirkan banyak generasi terdidik serta turut memberikan kontribusi terhadap pembangunan Aceh.
Melalui kegiatan ini, Seuramoe Heritage ingin menanamkan kesadaran bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas.
Sejarah, lingkungan, bangunan, monumen, dan berbagai peninggalan masa lalu juga dapat menjadi sumber pembelajaran yang penting bagi generasi saat ini.
“Kami ingin Hari Pendidikan tidak hanya diperingati dengan seremoni, tetapi juga dengan kegiatan yang memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada masyarakat.
Salah satunya melalui field trip dengan mengunjungi langsung lokasi-lokasi yang memiliki nilai sejarah dan pendidikan,” ujar Koordinator Komunitas Seuramoe Heritage. Wahidul
Menurut komunitas tersebut, mengenalkan sejarah kepada generasi muda merupakan investasi penting untuk menjaga identitas daerah. Aceh memiliki perjalanan panjang dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan perjuangan, sehingga berbagai situs sejarah yang ada perlu terus diperkenalkan dan dirawat secara bersama-sama.
Selain mendapatkan wawasan sejarah, kegiatan field trip juga diharapkan dapat menjadi ruang interaksi antarpeserta.
Seuramoe Heritage ingin membangun suasana belajar yang santai, terbuka, dan menyenangkan dengan menggabungkan unsur edukasi, sejarah, budaya, serta kebersamaan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Seuramoe Heritage untuk terus menghadirkan program “Healing Sambil Edukasi”, yakni konsep kegiatan yang menggabungkan perjalanan, rekreasi, dan pembelajaran sejarah.
Konsep tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat semakin tertarik mengunjungi situs-situs bersejarah di Aceh.
Seuramoe Heritage mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan momentum Hari Pendidikan sebagai kesempatan untuk kembali mengenal sejarah daerah sendiri.
Sebab, memahami masa lalu dinilai penting agar generasi sekarang mampu melihat perjalanan pendidikan Aceh sekaligus mengambil pelajaran untuk membangun masa depan.
Dengan digelarnya field trip di Tugu Kopelma Darussalam, Seuramoe Heritage berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah kecil dalam membangun budaya belajar sejarah di ruang publik.
Edukasi sejarah diharapkan tidak berhenti pada peringatan hari-hari tertentu, tetapi dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan-kegiatan kreatif dan partisipatif.****
