GEMARNEWS.COM, PIDIE JAYA – Tiga kegiatan berbeda dilakukan Babinsa Koramil 22/Ulim, Kodim 0102/Pidie, dalam rangka pembinaan teritorial dan memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut meliputi komunikasi sosial (Komsos) tentang bahaya narkoba bersama masyarakat Desa Tanjung Ulim, karya bakti membersihkan selokan atau parit di Desa Meunasah Pupu, serta kegiatan wawasan kebangsaan (Wanwil) kepada siswa MTsN 2 Ulim.
Ketiga kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Babinsa untuk hadir langsung di tengah masyarakat sekaligus memberikan edukasi, membangun kepedulian terhadap lingkungan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Babinsa Edukasi Warga tentang Bahaya Narkoba
Babinsa Koramil 22/Ulim Koptu Zulkipli C melaksanakan Komsos bersama warga Desa Tanjung Ulim dengan membahas bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengingatkan masyarakat agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat. Keluarga, tokoh masyarakat, pemuda dan lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan serta edukasi kepada generasi muda.
Babinsa juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan mereka.
“Pencegahan narkoba bukan hanya tugas aparat. Kita semua harus peduli dan bersama-sama menjaga lingkungan agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ujar Koptu Zulkipli C.
Ia berharap komunikasi yang dibangun secara rutin dengan masyarakat dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di wilayah binaan.
Koptu Zulham Ajak Warga Peduli Lingkungan
Sementara itu, Babinsa Koramil 22/Ulim Koptu Zulham melaksanakan kegiatan karya bakti bersama masyarakat di Desa Meunasah Pupu, Kecamatan Ulim.
Kegiatan difokuskan pada pembersihan selokan dan parit yang berada di lingkungan desa. Babinsa bersama warga membersihkan berbagai material serta rumput dan sampah yang dapat menghambat aliran air.
Kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Pembersihan saluran air secara rutin dinilai penting, terutama untuk menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi potensi terjadinya genangan ketika hujan turun.
Koptu Zulham mengatakan, kegiatan karya bakti merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Babinsa terhadap kondisi lingkungan sekaligus sarana mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan. Selain lingkungan menjadi bersih, kegiatan bersama warga juga semakin mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” katanya.
Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menjaga kebersihan secara berkelanjutan dan tidak membuang sampah sembarangan ke dalam saluran air.
Serda Yoyok Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Pelajar
Di tempat berbeda, Babinsa Koramil 22/Ulim Serda Yoyok Handoko melaksanakan kegiatan pembinaan wilayah melalui pemberian materi Wawasan Kebangsaan kepada siswa-siswi MTsN 2 Ulim, Kecamatan Ulim.
Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda sekaligus membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air.
Dalam penyampaian materi, Serda Yoyok mengajak para siswa untuk memahami pentingnya Pancasila, persatuan dan kesatuan serta menjaga kerukunan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Generasi muda dinilai memiliki posisi penting dalam menjaga masa depan bangsa. Karena itu, para pelajar diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif yang dapat merusak masa depan maupun memecah persatuan.
Serda Yoyok juga mengingatkan siswa agar menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak serta lebih fokus pada kegiatan positif yang dapat mendukung pendidikan dan pengembangan diri.
“Sebagai generasi penerus bangsa, para pelajar harus memiliki semangat belajar, disiplin dan rasa cinta terhadap tanah air. Jagalah persatuan dan jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” pesannya.
Perkuat Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat
Rangkaian kegiatan Babinsa Koramil 22/Ulim tersebut menunjukkan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan sosial, lingkungan dan pendidikan.
Melalui Komsos, Babinsa membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap bahaya narkoba. Melalui karya bakti, Babinsa mendorong budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Sementara melalui wawasan kebangsaan, Babinsa ikut berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa yang rutin berinteraksi dengan masyarakat diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang semakin erat serta mendukung terciptanya wilayah yang aman, bersih, sehat dan kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan Babinsa Koramil 22/Ulim berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. TNI melalui jajaran kewilayahan akan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan, kebersihan lingkungan serta memperkuat persatuan dan kesadaran kebangsaan. tuturnya.