GEMARNEWS.COM, SIGLI— Pemerintah Kabupaten Pidie kembali menorehkan prestasi. Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., menerima penghargaan SMSI Award 2026 kategori Pelopor Program Pengentasan Buta Hijaiyah.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan SMSI Award 2026 yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu malam, 5 September 2026.
Penghargaan dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran aktif Pemerintah Kabupaten Pidie dalam menggagas dan mendorong program pengentasan buta hijaiyah di tengah masyarakat.
Program tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pidie untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenal, memahami, dan membaca huruf hijaiyah.
Komitmen Tingkatkan Manfaat untuk Masyarakat
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah menyampaikan apresiasi kepada SMSI atas penghargaan yang diberikan.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya bentuk pengakuan atas program yang telah dijalankan, tetapi juga menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
«“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami, Pemerintah Kabupaten Pidie, untuk terus menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” kata H. Sarjani.»
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pidie akan terus meningkatkan kinerja melalui berbagai program yang memiliki dampak positif serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
SMSI: Penghargaan Berbasis Rekam Jejak
Ketua SMSI Pusat Firdaus, didampingi Ketua SMSI Aceh Aldin NL, menjelaskan bahwa proses penetapan penerima SMSI Award dilakukan melalui tahapan seleksi dan survei secara selektif.
Menurut Firdaus, SMSI Award merupakan bentuk komitmen organisasi media siber tersebut dalam memberikan apresiasi kepada tokoh dan lembaga yang memiliki rekam jejak positif serta memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah.
«“SMSI Award merupakan bentuk komitmen Serikat Media Siber Indonesia dalam memberikan apresiasi kepada tokoh dan lembaga yang memiliki rekam jejak positif serta memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” ungkap Firdaus.»
Ia menyebutkan, pemberian penghargaan juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pers, pemerintah, dunia usaha, lembaga, dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, edukatif, dan konstruktif.
Penghargaan Diterima Asisten III
Dalam kesempatan tersebut, penghargaan SMSI Award 2026 kategori Pelopor Program Pengentasan Buta Hijaiyah diterima oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setdakab Pidie, Jufrizal, S.Sos., M.Si., yang hadir mendampingi Bupati Pidie.
Pemberian penghargaan tersebut sekaligus menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Pidie dalam memperkuat program peningkatan kemampuan keagamaan masyarakat, khususnya dalam pengenalan dan pembelajaran huruf hijaiyah.
Dihadiri Tokoh Penting Aceh
Malam penganugerahan SMSI Award 2026 turut dihadiri Asisten Pemerintahan Drs. Syakir yang mewakili Gubernur Aceh, Ketua TP PKK Aceh Ny. Marlina Usman, unsur Forkopimda Aceh, para Ketua DPRK kabupaten/kota, para bupati dan wali kota se-Aceh, sejumlah anggota DPRA, serta tokoh pers dan tokoh masyarakat Aceh.
Sejumlah tokoh lainnya yang hadir antara lain H. Tarmilin Usman, S.E., M.Si., tokoh pers Aceh, Drs. Isa Alima, serta Jubir Bupati Pidie Andi Firdhaus, S.H., C.PM., bersama sejumlah tamu undangan lainnya.
Penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie dalam menghadirkan program pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, keagamaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bagi Pidie, penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus mengembangkan program yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat identitas daerah sebagai wilayah yang peduli terhadap pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi masa depan. tuturnya.