Notification

×

Wabup Pidie Buka Orientasi 105 PPPK, Tegaskan ASN Harus Cekatan, Inovatif dan Berintegritas

Rabu, 09 September 2026 | 17.59 WIB Last Updated 2026-09-09T10:59:21Z


GEMARNEWS.COM, SIGLI – Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan I dan II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Diklat Kabupaten Pidie, Selasa (8/9/2026), dan diikuti sebanyak 105 PPPK dari berbagai bidang pelayanan pemerintahan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Pidie, Muhammad Harris, S.STP., M.Si., dalam laporan panitia menyampaikan bahwa orientasi tersebut bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai nilai serta etika pada instansi pemerintah.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat mendukung peserta dalam melaksanakan tugas dan jabatan sebagai aparatur pemerintah secara profesional dan bertanggung jawab.

“Orientasi ini diberikan untuk membekali peserta dengan pengetahuan, sikap dan perilaku tentang nilai dan etika pada instansi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan jabatan,” jelas Muhammad Harris.

Kegiatan yang bersumber dari APBK Pidie Tahun Anggaran 2026 tersebut diikuti 105 peserta, terdiri dari 13 tenaga guru, 86 tenaga kesehatan dan 6 tenaga teknis.

Para peserta merupakan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2022 yang akan menjalani masa orientasi selama sembilan hari, mulai 8 hingga 16 September 2026, bertempat di Gedung Diklat Kabupaten Pidie.

Wabup: PPPK Harus Jadi Energi Baru Pembangunan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pidie Alzaizi mengatakan tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut aparatur sipil negara (ASN) untuk mampu bekerja lebih cepat, inovatif dan adaptif terhadap perubahan.

Ia meminta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie tidak lagi bekerja secara monoton, tetapi harus mampu menciptakan terobosan dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.

“Kehadiran saudara-saudari sebagai PPPK di Kabupaten Pidie menjadi suntikan energi baru yang harus mampu mempercepat roda pelayanan publik, baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun teknis administratif lainnya,” ujar Alzaizi.

Menurutnya, para PPPK yang hadir dalam orientasi tersebut merupakan bagian penting dari mesin pembangunan daerah.

“Seluruh peserta yang berhadir saat ini, baik guru, tenaga kesehatan maupun tenaga teknis merupakan motor penggerak utama pembangunan daerah kita. Saudara adalah bagian dari ASN yang memiliki tanggung jawab besar,” lanjutnya.

Jangan Hanya Tuntut Hak, Jalankan Kewajiban

Alzaizi juga mengingatkan para PPPK agar tidak hanya memahami hak yang melekat sebagai aparatur pemerintah, tetapi juga menjalankan kewajiban dan tanggung jawab secara sungguh-sungguh.

Ia menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas, termasuk bekerja secara jujur, disiplin dan mematuhi seluruh ketentuan serta peraturan yang berlaku.

Selain itu, PPPK diminta terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan, terutama di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

“PPPK harus terus meningkatkan kompetensi, berinovasi mengikuti perkembangan teknologi, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan performa terbaik,” pesannya.

BerAKHLAK Jadi Fondasi ASN

Wakil Bupati Pidie juga menilai kegiatan orientasi memiliki arti penting dalam membentuk karakter dan profesionalisme PPPK.

Salah satu materi penting yang harus dipahami peserta adalah nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

Menurut Alzaizi, penerapan nilai tersebut bukan sekadar slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku aparatur ketika menjalankan tugas sehari-hari.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti orientasi dengan serius dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat komitmen sebagai pelayan masyarakat.

Dengan semakin profesionalnya aparatur, Pemerintah Kabupaten Pidie berharap kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan maupun pelayanan teknis pemerintahan dapat terus ditingkatkan.

Sejumlah Pejabat Hadir

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setdakab Pidie Jufrizal, S.Sos., M.Si.; Kepala BKPSDM Kabupaten Pidie Muhammad Harris, S.STP., M.Si.; Kepala Bappeda Kabupaten Pidie Edy Saputra, S.IP., M.M.; Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie Teuku Hendra Hidayat Yoga, S.STP., M.Ec.Dev.; serta Sekretaris Inspektorat Kabupaten Pidie Munandar, S.STP., M.Si.

Orientasi ini diharapkan menjadi bekal bagi 105 PPPK untuk menjalankan tugas secara profesional, berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kabupaten Pidie.pungkasnya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update