Notification

×

Dekan FMIPA USK Ajak Siswa SMA Sukma Bangsa Pidie Mengenal Kimia dari Kehidupan Sehari-hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11.07 WIB Last Updated 2026-10-24T04:07:09Z
GEMARNEWS.COM,PIDIE – Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. rer. nat. Ilham Maulana, S.Si., mengajak siswa SMA Sukma Bangsa Pidie memahami ilmu kimia melalui berbagai fenomena dalam kehidupan sehari-hari hingga penerapannya dalam teknologi masa depan.

Ajakan tersebut disampaikan dalam program Guest Teacher yang berlangsung di Ruang Samsu Rizal Pangabean, SMA Sukma Bangsa Pidie, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 13.00 WIB itu diikuti siswa kelas X.

Mengusung tema “Kimia Itu Keren! Dari Hal-Hal Sehari-hari hingga Teknologi Masa Depan”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memperkaya pengalaman belajar siswa melalui interaksi langsung dengan akademisi dari perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Prof. Ilham menjelaskan bahwa kimia bukan sekadar kumpulan teori atau kegiatan praktikum di laboratorium. Ilmu tersebut justru memiliki keterkaitan erat dengan berbagai aktivitas yang dilakukan manusia setiap hari.

Siswa diajak mengenali proses kimia melalui kegiatan sederhana, mulai dari menggosok gigi, mandi, sarapan, menggunakan produk perawatan kulit, hingga memanfaatkan telepon pintar atau smartphone.

Pembahasan kemudian diperluas pada fenomena minuman bersoda, cara kerja baterai pada smartphone dan mobil listrik, serta proses bioluminesensi yang memungkinkan organisme tertentu menghasilkan cahaya secara alami.

Materi disampaikan secara kontekstual agar siswa dapat memahami hubungan antara konsep ilmiah dan penerapannya dalam kehidupan nyata. Dengan pendekatan tersebut, kimia diharapkan tidak lagi dipandang sebagai mata pelajaran yang abstrak, melainkan ilmu yang dekat dengan pengalaman sehari-hari.

Prof. Ilham juga memperkenalkan peran elektron dalam menentukan sifat dan interaksi materi. Melalui pemahaman tersebut, siswa diajak melihat bagaimana interaksi atom dan elektron berkontribusi terhadap pembentukan senyawa, karakteristik suatu bahan, hingga pemanfaatan energi listrik dalam teknologi modern.

Dalam perspektif keislaman, pembelajaran kimia turut dikaitkan dengan upaya mengenali kebesaran Allah SWT melalui keteraturan, keunikan, dan kompleksitas penciptaan alam semesta.

Selain memperluas wawasan sains, kegiatan ini memberikan gambaran mengenai peluang karier bagi generasi muda yang tertarik mendalami bidang kimia. Beberapa profesi yang diperkenalkan antara lain peneliti material, ahli farmasi, ilmuwan lingkungan, pengembang kosmetik, dan peneliti nanoteknologi.

Melalui pengenalan tersebut, siswa diharapkan dapat melihat bahwa ilmu kimia memiliki peran strategis dalam pengembangan kesehatan, lingkungan, industri, energi, dan berbagai inovasi teknologi masa depan.

Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie, Sugeng Handayani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Prof. Ilham Maulana atas kesediaannya berbagi pengetahuan serta pengalaman akademik bersama para siswa.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Prof. Dr. rer. nat. Ilham Maulana atas kesediaannya hadir dan berbagi ilmu bersama siswa SMA Sukma Bangsa Pidie. Kehadiran beliau menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi siswa, khususnya dalam melihat keterkaitan ilmu kimia dengan kehidupan nyata dan perkembangan teknologi masa depan,” ujar Sugeng.

Ia menegaskan, program Guest Teacher merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membangun kolaborasi pendidikan dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, keterlibatan akademisi dalam pembelajaran di sekolah dapat memperluas wawasan siswa sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan peluang pendidikan lanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kunjungan akademik semata, tetapi menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara sekolah dan perguruan tinggi. Sinergi seperti ini penting untuk memperkaya pembelajaran, memperluas wawasan siswa, serta membuka peluang pengembangan pendidikan yang lebih berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Senior Master Teacher (SMT) bidang Kerja Sama Antarlembaga Sukma Bangsa Pidie, Muchlisan Putra, mengatakan program Guest Teacher menjadi salah satu langkah sekolah untuk membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Ia menilai, keterlibatan akademisi dari perguruan tinggi memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan perspektif baru, mengenal perkembangan ilmu pengetahuan, serta membangun motivasi untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

“Kami terus mendorong terbukanya kerja sama dengan berbagai pihak, baik perguruan tinggi, lembaga pemerintah, dunia usaha, komunitas, maupun institusi lainnya yang memiliki komitmen terhadap pendidikan. Kolaborasi menjadi ruang untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa,” kata Muchlisan.

Ia menambahkan, Sukma Bangsa Pidie terbuka terhadap berbagai bentuk kemitraan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik maupun pengembangan sekolah.

“Pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Kami percaya bahwa semakin luas jejaring kolaborasi yang dibangun, semakin banyak pula kesempatan yang dapat dihadirkan bagi siswa untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, SMA Sukma Bangsa Pidie berharap kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dapat terus berkembang sebagai upaya menghadirkan pembelajaran yang relevan, inspiratif, dan sesuai dengan tantangan zaman.

Program Guest Teacher juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal sains secara lebih dekat, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta memahami bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi bekal penting dalam menciptakan inovasi dan menjawab berbagai tantangan masa depan.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update