Aceh Timur– Sebuah kritik pedas dan menohok dilontarkan oleh Pemerhati Pendidikan Aceh Timur, Nana Thama. Melalui sebuah poster yang kini viral di media sosial, ia menyoroti ketimpangan gaji yang sangat jauh antara pejabat negara dan pahlawan tanpa tanda jasa.
Dalam poster tersebut tertulis dengan jelas:
> GAJI WATIMPRES 76,5 JUTA, kerjanya nasehatin 1 org presiden, Hasilnya rahasia
> GAJI GURU HONORER 300Rb, kerjanya nasehatin ratusan anak bangsa, Hasilnya masa depan negara.
Nana Thama menegaskan sebuah ironi besar dalam sistem penganggaran negara. Menurutnya, negara rela membayar MAHAL untuk sesuatu yang hasilnya RAHASIA, namun negara hanya membayar MURAH untuk sesuatu yang hasilnya NYATA, yaitu masa depan bangsa yang dididik oleh guru honorer.Rabu (7/10/2026).
"Negara bayar MAHAL buat yang RAHASIA, Negara bayar MURAH buat yang NYATA. ADIL KAH?" tulis Nana Thama dalam posternya.
Pernyataan ini sontak menuai dukungan luas dari kalangan guru, mahasiswa, dan masyarakat Aceh Timur. Banyak yang menilai apa yang disampaikan Nana Thama adalah realita pahit yang dirasakan para guru honorer yang bertahun-tahun mengabdi dengan gaji di bawah Rp 500 ribu, namun tetap menjadi garda terdepan mencerdaskan anak bangsa.
Hingga berita ini diturunkan, poster kritikan tersebut terus dibagikan dan menjadi bahan diskusi hangat tentang keadilan dan keberpihakan negara terhadap dunia pendidikan.
Bagaimana menurut kalian? Setuju dengan Nana Thama?
