Notification

×

Pers Aceh Makin Kuat, Lima Wartawan Utama Lulus Pelatihan Calon Penguji UKW di Bandung

Jumat, 09 Oktober 2026 | 07.59 WIB Last Updated 2026-10-09T00:59:44Z


GEMARNEWS.COM, BANDA ACEH – Lima wartawan utama asal Aceh dinyatakan lulus program Training of Trainer (ToT) Calon Penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Lembaga UKW Pikiran Rakyat di Bandung, pada 7–8 Oktober 2026.

Kelulusan tersebut menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia pers sekaligus memperkuat pengembangan kompetensi wartawan di Provinsi Aceh.

Informasi tersebut disampaikan Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh, Muktarrudin Usman, Kamis (8/10/2026).

Kelima wartawan yang dinyatakan lulus yakni Abdul Rahman dan Syawaluddin dari mediaaceh.co.id, Abdul Hadi dari posaceh.com, Muhammad Hendra Vramenia dari kabartamiang.com, serta Jurnalisa, wartawan asal Aceh Tengah.

Muktarrudin Usman menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan kelima wartawan utama tersebut menyelesaikan program pelatihan calon penguji UKW.

Menurutnya, capaian itu bukan hanya menjadi kebanggaan bagi masing-masing peserta, tetapi juga merupakan tambahan potensi sumber daya manusia yang dapat mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan di Aceh.

“Kami tentu sangat senang dan bangga atas kelulusan lima wartawan utama asal Aceh dalam program ToT Calon Penguji UKW ini. Ini bukan sekadar capaian pribadi, tetapi menjadi tambahan kekuatan bagi pengembangan sumber daya manusia pers di Aceh,” ujar Muktarrudin.

Ia berharap, melalui peningkatan kapasitas tersebut, para peserta dapat berkontribusi dalam mendorong lahirnya wartawan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta memahami standar kerja jurnalistik.

Muktarrudin menegaskan, SPS Aceh akan terus mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi wartawan melalui kerja sama dengan lembaga-lembaga yang memiliki kredibilitas dalam pengembangan pers.

“Ke depan, kami berharap mereka dapat berkontribusi dalam mencetak wartawan yang semakin kompeten, profesional, berintegritas dan memahami standar kerja jurnalistik,” katanya.

Investasi Jangka Panjang bagi Pers Daerah

Program ToT Calon Penguji UKW tersebut digagas SPS Aceh bekerja sama dengan Lembaga UKW Pikiran Rakyat sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia pers.

Koordinator LUKW Pikiran Rakyat, Refa Riana, sebelumnya menjelaskan bahwa program tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi wartawan utama di daerah masing-masing.

“Ini merupakan investasi jangka panjang bagi wartawan utama di daerah masing-masing. Kesempatan ini terbatas. Sungguh beruntung bagi yang punya kesempatan ikut serta,” kata Refa Riana.

Menurut Refa, pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada wartawan utama untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus mempersiapkan mereka agar dapat mendukung pengembangan kompetensi wartawan di daerah masing-masing.

Keberadaan calon penguji UKW yang memiliki kapasitas dan pemahaman terhadap standar kompetensi jurnalistik diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan profesionalisme insan pers di daerah.

Abdul Hadi: Pengalaman Berharga bagi Wartawan Aceh

Salah seorang peserta yang dinyatakan lulus, Abdul Hadi, mengaku bersyukur dan senang mendapatkan kesempatan mengikuti program ToT Calon Penguji UKW hingga berhasil menyelesaikan pelatihan tersebut.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua SPS Aceh yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya dan peserta lainnya untuk mengikuti program peningkatan kapasitas tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mendapat kesempatan mengikuti program ToT ini dan akhirnya dinyatakan lulus. Terima kasih kepada Ketua SPS Aceh yang telah memberikan kesempatan kepada kami,” ujar Abdul Hadi.

Ia berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pelatihan dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas jurnalistik dan kompetensi wartawan di Aceh.

“Semoga ilmu dan pengalaman yang kami dapat selama mengikuti program ini bisa kami manfaatkan dan memberikan manfaat bagi perkembangan pers di Aceh,” katanya.

Peserta Akan Ikuti Pemagangan UKW

Muktarrudin menambahkan, setelah menyelesaikan program ToT, beberapa peserta langsung dijadwalkan mengikuti pemagangan dalam sejumlah kegiatan UKW yang diselenggarakan di luar Aceh.

Pemagangan tersebut merupakan bagian dari proses penguatan pengalaman dan kemampuan teknis peserta sebelum menjalankan peran sebagai calon penguji UKW.

Melalui tahapan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam pelaksanaan uji kompetensi wartawan, sekaligus memperdalam pemahaman mengenai proses penilaian kompetensi jurnalistik.

“Ini menjadi kesempatan penting bagi mereka untuk memperdalam pengalaman langsung di lapangan. Kami berharap pemagangan di berbagai kegiatan UKW di luar Aceh dapat semakin mematangkan kemampuan mereka, sehingga nantinya mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi peningkatan kompetensi wartawan di Aceh,” ujar Muktarrudin.

Keberhasilan lima wartawan utama Aceh tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi insan pers lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas, menjaga integritas, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dengan bertambahnya wartawan utama yang mengikuti pengembangan kapasitas sebagai calon penguji UKW, upaya peningkatan kualitas pers di Aceh diharapkan semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berubah. tuturnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update