Personel Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat razia mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilkumnya, Jumat (9/10) dini hari.
GEMARNEWS.COM | TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggelar operasi razia stasioner skala besar untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, Jumat (9/10) dini hari.
Kasat Samapta Kompol Sugeng Gunawan menjelaskan, patroli difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan curas, curat, dan aksi premanisme, khususnya yang menyasar pedagang UMKM di kawasan bandara.
"Hasilnya, situasi di wilayah hukum Polresta Bandara Soetta terpantau aman dan kondusif. Tidak ada temuan menonjol selama operasi berlangsung," kata Sugeng saat memimpin kegiatan.
Sugeng menambahkan bahwa kegiatan razia stasioner ini merupakan langkah preventif untuk memastikan Bandara Soekarno-Hatta tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Patroli kami laksanakan secara dialogis dan humanis," ujar Kompol Sugeng didampingi sejumlah jajarannya di lokasi kegiatan.
Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku premanisme dan kejahatan jalanan di kawasan bandara.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, pengguna jasa dan karyawan di Bandara Soetta untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jangan ragu melapor jika melihat aksi premanisme, pungli, curas maupun curat. Kamtibmas kondusif, masyarakat semakin produktif," tegasnya.
*Imbauan Kamtibmas dan Call Center 110*
Kompol Sugeng juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada, menjaga barang bawaan.
"Tidak mudah percaya terhadap orang tidak dikenal yang menawarkan jasa di area bandara, serta mendukung pedagang UMKM agar merasa aman beraktivitas," katanya.
Polresta Bandara Soetta membuka layanan pengaduan 24 jam. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat tindak kejahatan dapat segera menghubungi Call Center 110 Polri yang aktif dan gratis.
"Atau melapor langsung ke Pos Polisi terdekat di kawasan Bandara Soekarno-Hatta," pungkasnya.