Notification

×

Dandim Pidie Datangi Pesantren Darul Munawwarah , Santri Punya Peluang Jadi Prajurit TNI AD

Selasa, 03 November 2026 | 15.28 WIB Last Updated 2026-11-03T08:28:21Z


GEMARNEWS.COM, PIDIE JAYA – Komitmen TNI dalam mempererat hubungan dengan kalangan pesantren sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang peluang pengabdian kepada bangsa dan negara terus diwujudkan. Kali ini, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menyambangi Pondok Pesantren Darul Munawwarah, Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (3/11/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antara TNI dan keluarga besar pesantren, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat melalui jalur Bintara dan Tamtama PK Gelombang I Tahun 2027.

Kedatangan Dandim bersama rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Munawwarah, Tgk. H. Anwar Usman, S.Pd.I., M.M., bersama para dewan guru dan santriwan serta santriwati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pabung Pidie Jaya Mayor Inf Ruslan, Danramil 20/Bandar Dua Kapten Inf Ferial, Pasi Intel Kodim 0102/Pidie Kapten Inf Akhmad Rinjani Elmi, serta Pasi Pers Kodim 0102/Pidie Kapten Inf A. Fitra.

Dalam sambutannya, Tgk. H. Anwar Usman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Dandim 0102/Pidie beserta rombongan. Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi kesempatan berharga bagi para santri untuk mendapatkan informasi langsung mengenai peluang berkarier dan mengabdikan diri sebagai prajurit TNI AD.

“Alhamdulillah, hari ini Bapak Dandim 0102/Pidie hadir langsung untuk memberikan informasi kepada para santri. Ini menjadi informasi yang sangat penting bagi kami sekaligus semakin memperkuat silaturahmi antara Kodim 0102/Pidie dengan keluarga besar Pondok Pesantren Darul Munawwarah,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI dengan kalangan pesantren yang selama ini telah terjalin melalui berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

Pada kesempatan itu, Dandim juga memberikan motivasi kepada para santri yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI AD agar mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi kesehatan, kemampuan fisik, mental, maupun kedisiplinan.

Ia menyampaikan informasi mengenai peluang penerimaan calon prajurit TNI AD melalui jalur Bintara dan Tamtama PK Gelombang I Tahun 2027. Dalam pemaparannya, ia menyebutkan adanya ketentuan batas usia dan tinggi badan yang disampaikan kepada para santri.

“Pada tahun ini ada dua hal yang memberikan peluang lebih luas bagi calon peserta, yaitu terkait batas usia dan tinggi badan. Usia mulai 17 hingga 26 tahun, sedangkan tinggi badan minimal Bintara 163 sentimeter dan Tamtama 158 sentimeter. Proses penerimaan ini gratis, mulai dari seleksi hingga lulus pendidikan. Jangan percaya kepada calo-calo yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang,” tegas Dandim.

Ia menambahkan, kesempatan menjadi prajurit TNI AD terbuka bagi putra-putri Indonesia yang memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Negara memberikan peluang besar kepada pemuda Indonesia yang ingin menjadi prajurit TNI AD. Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh adik-adik semua dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena semua putra-putri Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi abdi negara melalui jalur TNI,” tambahnya.

Untuk memberikan gambaran nyata tentang perjalanan pengabdian seorang prajurit, para santri juga diajak menyaksikan video singkat perjalanan kehidupan Dandim 0102/Pidie, mulai dari masa kecil, perjalanan pendidikan, hingga perjuangannya dalam meniti karier sebagai prajurit TNI.

Tayangan tersebut diharapkan mampu memberikan inspirasi dan motivasi kepada para santri agar terus belajar, bekerja keras, menjaga kedisiplinan, serta tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi teknis oleh Pasi Pers Kodim 0102/Pidie Kapten Inf A. Fitra. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara terperinci mekanisme dan tahapan penerimaan calon prajurit TNI AD melalui jalur Bintara maupun Tamtama.

Ia menjelaskan bahwa proses seleksi mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, serta tahapan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapten Inf A. Fitra juga menegaskan bahwa penerimaan calon prajurit TNI AD dilaksanakan secara gratis, transparan, objektif, dan akuntabel. Karena itu, para calon peserta diimbau agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan institusi TNI dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.

Para santri yang berminat juga didorong untuk mulai menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan fisik, membangun mental yang kuat, menanamkan kedisiplinan, serta mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0102/Pidie berharap hubungan silaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Darul Munawwarah semakin erat. Selain itu, sosialisasi tersebut diharapkan dapat membuka wawasan para santri bahwa lulusan pesantren juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi dan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk pendekatan TNI kepada generasi muda melalui dunia pendidikan dan pesantren, guna mendorong lahirnya generasi yang berkarakter, berdisiplin, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian kepada Indonesia.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update