Notification

×

Iklan ok

Akibat Kuala Beuracan Dangkal, Boat Nelayan Kesulitan Melaut

Jumat, 13 November 2020 | 17.59 WIB Last Updated 2020-11-13T10:59:33Z

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Nelayan di Gampong Rhieng Krueng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya mengeluhkan kuala dangkal sehingga para nelayan sulit melabuhkan perahu yang keluar masuk melalui kuala tersebut ketika nelayan melaut.

Keuchik Rhieng Krueng, Syakban Ahmad, kepada media Gemarnews.com, mengatakan akibat dangkalnya kuala tersebut nelayan tidak bisa melaut jika air sedang surut, karena boat bisa tersangkut di mulut kuala. 

Padahal, kuala tersebut merupakan satu-satunya jalur nelayan keluar-masuk untuk melaut yang berjarak sekitar  500 meter dari kuala.

"Boat maupun sampan milik para nelayan yang berlabuh di kuala itu ada sekitar 200 unit yang terdiri dari sejumlah gampong yang meliputi Rhieng Krueng, Rhieng Blang, Rheing Mancang, Teupin Puraho, Pangwa Dayah dan Cot Lheu Reng.

Berdasarkan kondisi saat ini pihak Kabupaten Pidie Jaya dan Provinsi telah melakukan surve atau peninjauan kondisi muara tersebut, namun sampai hari ini belum ada tindakan apapun untuk realisasi pedangkalan tersebut.

Sementara Imum gampong Rhieng Krueng yang juga merupakan nelayan Tgk Amiruddin Aziz setempat mengatakan, penangkalan kuala Beuracan ini sudah hampir lebih kurang 8 tahun, 
sehingga boat nelayan yang selama ini keluar masuk melalui mulut Kuala Beuracan untuk menangkap ikan dan menurunkan hasil tangkapan  sulit dapat lagi keluar masuk karena kuala dangkal. 

Nelayan saat ini mengeluhkan kondisi kuala seperti itu. Jika memungkinkan, mereka ingin segera mendapat bantuan dari pihak manapun untuk pengerukan dan pemasangan pemecah ombak sepanjang 300 meter dari bibir pantai, lanjutnya.

Tgk Amir menambahkan sementara ini para nelayan untuk melaut, harus berangkat pukul 01.00 dini hari menunggu air pasang bila keluar.

Untuk itu, pihaknya juga berharap supaya mendapat bantuan secara dari pemerintah untuk perbaikan kuala tersebut. Karena ini merupakan kebutuhan masyarakat atau nelayan untuk bisa mencari nafkah bagi keluarganya.

“Akibat boat tidak lancar keluar masuk kuala, akan mengurangi  perekonomian masyarakat ” pangkasnya. (nas)

×
Berita Terbaru Update