Notification

×

Iklan

Iklan

Peranan Keluarga Sangat Utama Dalam Pencegahan

Rabu, 02 Desember 2020 | 23.05 WIB Last Updated 2020-12-02T16:05:46Z

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Berbagai upaya, baik cara maupun metode dan pendekatan dilakukan guna menangani permasalahan sosial yang satu ini, yaitu rehabilitasi pecandu narkoba. 

Pemulihan terhadap pecandu narkoba memerlukan kerja sama antar lintas sektoral, stake holder dan lembaga sosial masyarakat yang ada di masyarakat seperti Yayasan Kayyis Ahsana Aceh, tempat Rehabilitasi bagi Para Pecandu Narkoba.

Rehabilitasi terhadap para pecandu narkoba tidak dapat dilakukan sendiri melainkan dibutuhkan pula dukungan keluarga dalam proses pemulihannya.Seperti halnya proses pemberian dukungan keluarga bagi para Pecandu narkoba, ujar Drs. M.Nasir, M.Pd, Rabu (02/12/2020).

Kegiatan Family Support Group (FSG) Nasir mengemukakan, “ Betapa sangat Pentingnya Peranan dan Support Keluarga dalam upaya mendukung proses recovery addict bagi pecandu tidak dapat melakukan pemulihannya seorang diri dan dukungan keluarga agar pecandu tidak jatuh dalam permasalahan sosial yang membawa stigma dan diskriminasi di masyarakat.”

Kegiatan hari ini merupakan kerjasama Dewan Pengurus Daerah Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (DPD IKAN) Kabupaten Pidie Jaya.


Ketua Umum DPP IKAN, Syahrul Maulidi, M.Si menyampaikan pecandu mengalami permasalahan dengan kecanduannya, terjadi bukan akibat kelemahan moral walaupun adiksi ada hubungannya dengan masalah moral, bukan karena kurang kemauan walau ia harus memutuskan untuk berhenti memakai dan mengikuti program pemulihan.

Pecandu tidak berdaya dengan kecanduannya dan pecandu tidak dapat mengendalikan penyakitnya.

 “Jadi tidak benar jika pecandu dapat menghentikan pemakaian napza, asalkan mau. Itu sama dengan memerintah seseorang menghentikan penyakit jantung, diabet, kanker. Pecandu tidak dapat bertanggungjawab atas penyakitnya, tetapi ia harus bertanggungjawab atas perilaku dan pemulihannya. 

Keluarga juga harus memahami dunia pecandu karena hal ini penting agar dapat mendukung pecandu menuju recovery addict. 

Dalam upaya pemulihan pecandu, keluarga perlu mengerti dinamkika psikis yang dialami pecandu narkoba dan hal ini dialami semua pecandu yang memasuki program pemulihan/rehabilitasi sosial di antaranya denial/ rejection (penolakan), blamming (menyalahkan orang lain), anger (marah), Bargaining dalam proses rehabilitasi, dan masih banyak tahapan psikis lainnya yang dialami pecandu yang semuanya harus dilalui pecandu dalam proses recovery. Brain Disease (penyakit otak), narkoba menyebabkan perubahan struktur otak dan menyebabkan perubahan fungsi otak. 

Family Support merupakan hal bermakna dan keluarga perlu mengetahui apa saja yang diperlukan pecandu dalam pemulihannya seperti sifat penyakit yang kronis, faktor penyebab kekambuhan dan tanda-tanda kekambuhan. Dalam proses dukungan pemulihan pecandu perlu diketahui juga kenali penyakit keluarga di antaranya Enabler dan Co-dependency, dibutuhkan keterlibatan penuh semua anggota keluarga, cinta, sentuhan dan komunikasi berkualitas efektif merupakan strategi dalam keluarga dalam upaya mendukung.

Dalam pembukaan kegiatan Family Support Group ini, Camat Meureudu, Jailani, SE, MM, menyatakan bahwa Family Support Group diselenggarakan guna merupakan salah satu kegiatan bersifat social rehabilitatif bagi waga masyarakat.

InsyaAllah kedepan kita akan menggerakkan setiap gampong dalam mendukung mensosialisasikan bahaya narkoba. Serta akan menyupaya bersama dalam membuat cabang pasat rehab narkoba di Kecamatan Meureudu khususnya dan Pidie Jaya pada umumnya, ujarnya.

Kegiatan Family Support Group yang dihadiri 20 orang perwakilan dari IKAN, Barisab Muda IKAN, dan Masyarakat  sehingga melalui Family Support Group yang dilaksanakan periodik menjadikan wawasan baru yang dapat dipergunakan guna menolong, mendampingi anggota keluarganya dan masyarakat tidak jatuh ke dunia Narkoba. (nas)

×
Berita Terbaru Update