Notification

×

Iklan

Iklan

Solidaritas Gerakan Perempuan di Masa Pandemi Covid19 dan Dampak Bencana Iklim

Sabtu, 26 Desember 2020 | 20.36 WIB Last Updated 2020-12-26T13:36:07Z
Dok.foto Penyerahan Bantuan Solidaritas Kemanusiaan paket sembako untuk warga Dukuh Timbulsloko Kecamatan Sayung Kabupaten Demak yang terdampak bencana iklim/abrasi


Gemarnews.com , Semarang - Dalam Rangkaian Hari Anti kekerasan terhadap Perempuan dan Hari Pergerakan Perempuan pada tanggal 22 Desember 2020 maka kami bersama Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia Untuk Keadilan (LBH APIK) Semarang  Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia (PPNI), Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (KIARA) , Puspita Bahari , Yayasan Paralegal Pertiwi dan Serikat Pekerja Rumah Tangga Merdeka Kota Semarang dan Kadin UMKM Demak melakukan kegiatan dengan tema “Solidaritas Gerakan Perempuan di Masa Pandemi Covid 19 dan Dampak Bencana Iklim”.

Sejak tanggal 28 Oktober 2020 hingga 30 November 2020 melakukan penggalangan donasi pakaian layak pakai untuk perempuan korban kekerasan selama Pandemi Covid 19 dan dilanjutkan penggalangan donasi pada 1 Desember 2020 hingga 24 Desember 2020 sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan untuk Dukuh Timbulsloko Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah. 

Menurut catatan LBH APIK Semarang di tahun 2020 bahwa selama Pandemi Covid 19 untuk angka kekerasan terhadap perempuan meningkat dan juga masih ada warga di Provinsi Jawa Tengah terdampak bencana iklim antara lain Dukuh Timbulsloko.

Dukuh Timbulsloko merupakan salahsatu dukuh yang berada di Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah, dengan warga rata-rata bekerja sebagai petani dan nelayan. Rumah-rumah di Dukuh Timbulsloko mulai tahun 2010 telah terendam oleh air laut, akibat abrasi dari ulah manusia yang melakukan perusakan lingkungan dan sampai sekarang genangan air laut di Dukuh Timbulsloko belum kunjung surut, dan belum adanya langkah responsif dari pemerintah terkait alternatif tempat tinggal/ rumah untuk Warga Dukuh Timbulsloko, sehingga membuat warga tetap bertahan hidup dengan air laut yang semakin menenggelamkan rumah mereka.

Kami pada Sabtu/ 26 Desember 2020 pukul 09.00 WIB akan menyalurkan bantuan donasi untuk 170 Keluarga di Dukuh Timbulsloko, berikut donasi yang telah terkumpul di kami yaitu 170 paket sembako, 617 Pakaian Dewasa, 134 Pakaian Anak layak pakai dan uang yang telah diterima dengan total Rp 5.830.000,- (lima juta delapan ratus tiga puluh ribu rupiah) akan dibelanjakan dalam bentuk sembako.

Di saat peran negara sangat penting hadir untuk rakyat yang terdampak krisis iklim namun negara tidak menganggap bencana iklim yang menimpa masyarakat pesisir sebagai bencana, sehingga gerakan solidaritas perempuan gencar menggalang donasi untuk membantu rakyat yang terdampak krisis iklim.


×
Berita Terbaru Update