Notification

×

Iklan

Iklan

Lauching Go Green Madrasah, Pijay Gleh dan Forsmab Kolaborasi Dengan Kemenag

Senin, 11 Januari 2021 | 14.10 WIB Last Updated 2021-01-11T07:10:57Z

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Komunitas Pijay Gleh dan Forsmab bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pidie Jaya meluncurkan program “Go Green Madrasah” guna mendukung gerakan hijaukan sekolah yang ada pada sekolah atau madrasah naungan Kemenag di Pidie Jaya.

“Dengan peluncuran ‘Go Green Madrasah’ ini, Insya Allah ke depan wajah madrasah berubah lebih smart, asri, hijau, tempat rekreasi untuk belajar, makin bermutu melalui program ini,” kata Kepala Kemenag Pidie Jaya, Ahmad Yani, S.PdI, Senin (11/1/2021).

Ia mengatakan “Go Green Madrasah” merupakan gerakan menghijaukan madrasah (GERAMM) agar menjadi ASRI, indah, nyaman, menjadi tempat rekreasi agar pembelajaran yang menyenangkan dapat terwujud.

Dijelaskan, “Go Green Madrasah” adalah wujud dari ukhuwah islamiyah, persaudaraan dengan alam ciptaan Tuhan, mencintai lingkungan hidup, bersahabat dengan alam.

“Untuk itu, kepala madrasah dan guru tak boleh kehilangan semangat, tingkatkan terus kualitas personel dan potensi diri. Bila guru kehilangan semangat, madrasah akan tergilas oleh zaman dan waktu atau yang disebut kecelakaan sejarah,” katanya.

Ketua Komunitas Pijay Gleeh, Fazli Husin, saat ditemui awak media disela-sela acara penanaman pohon di MAN 1 Ulim mengatakan, pihaknya mendapatkan 5000 pohon dari BPDAS Aceh, pohon-pohon itu ada yang sudah dibagikan ke Masyarakat, Disporapar Pijay untuk penghijauan di pinggir pantai yang menjadi objek wisata dan sebagian lagi kita lakukan penanaman di sejumlah sekolah dan madrasah untuk program Go Green School.

Menurut Fazli, lingkungan sekolah yang kondusif sangat diperlukan dalam menghasilkan tamatan yang berkompeten melalui proses belajar mengajar berbasis sistem pendidikan yang bermutu. 

Tidak itu saja, lingkungan sekolah yang kondusif juga akan ikut mendorong terwujudnya pola hidup bermutu yang pada saat ini sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing bangsa dimata dunia sekaligus melestarikan kekayaan sumber daya alam hayati Indonesia.

Aktifis lingkungan ini, memberikan pemahaman kepada Pelajar di MAN 1 Ulim, betapa pentingnya penghijauan untuk mengurangi peristiwa global warming, tentunya penghijauan sangat penting bagi sekolah atau madrasah, selain menyejukan udara di sekitarnya, dapat juga memperindah pemandangan lingkungan sekolah, kata dia.

"Penghijauan tidak hanya menanam pohon saja, dengan membersihkan setiap ruangan dan lingkungan sekitar sekolah atau madrasah serta membuang sampah pada tempat nya juga termasuk penghijauan," ujarnya.

Salah satu cara kecil yang bisa di lakukan sekolah adalah menyediakan tong sampah di setiap ruangan kelas dan lingkungan sekolah serta membiasakan seluruh warga sekolah untuk membuang sampah pada tempatnya, kata Fazli.

Penghijauan sangat mudah dilakukan apabila ada kemauan dari masing-masing individu. Karena manfaat penghijauan sangat besar untuk kesehatan kita, ungkap Fazli.

Pihaknya, mengajak siswa- siswi di Pidie Jaya agar melakukan penghijauan di sekolahnya. Dan para guru harus meyakinkan para siswa dampak positif apabila melakukan penghijauan. 

Selain itu, para guru juga harus mengajak anak didiknya melakukan penghijauan dengan hal-hal yang menarik. Misalnya melakukan acara penanaman seribu bunga, menanam sayuran dan tanaman obat di sekolah dan banyak Program Go Green yang dapat dilakukan di sekolah, sebut Fazli. (nas)



×
Berita Terbaru Update