Notification

×

Iklan

Iklan

DPM UNAYA Mengecam Pernyataan Asisten Warek III Terkait Pemfakuman Lembaga Mahasiswa

Senin, 15 Februari 2021 | 14.29 WIB Last Updated 2021-02-15T07:29:50Z
Gemarnews.com Aceh Besar - Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Abulyatama mengecam pernyataan Asisten Wakil Rektor III Universitas Abulyatama (Unaya) terkait Pemfakuman Lembaga Mahasiswa dan sanksi akademik yang sangat meresahkan mahasiswa (Senin, 15/02/21)

Ketua DPM Terpilih, Habiturrahman menyatakan pihaknya sangat kecewa dengan pernyataan Asisten Warek III Unaya.

"Kami kecewa dan tidak menerima pernyataan Asisten Warek III Unaya yang menyatakan akan memberikan sanksi akademik dan mengfakumkan pemerintahan mahasiswa Universitas Abulyatama. Pernyataan ini jelas tidak masuk akal dan tidak rasional" Ujar Habiturrahman

Ia menyatakan pernyataan itu keluar selepas mubes pemilihan Pema dan DPM Universitas Abulyatama yang diselenggarakan pada 31 januari 2020 lalu.

"Kami telah mencoba membangun dan melaksanakan kembali demokrasi di kampus rumoh, ilmu, dan budaya. Tentu dengan aturan-aturan yang berlaku serta arahan-arahan dari wakil rektor III bahkan Musyawarah Besar  (Mubes) dibuka  langsung oleh Warek III Unaya. Maka dari itu pernyataan asisten Warek III tidak rasional dan menimbulkan kecurigaan bagi kami akan ada kepentingan-kepentingan lainnya dan ini sangat jelas membuat mahasiswa kecewa" lanjutnya.

Pihak Pema dan DPM Unaya juga sudah meminta Warek III untuk beraudiensi terkait dengan hal ini karena sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku Jika ada permasalahan seharusnya dimusyawarahkan terlebih dahulu serta mencari solusi terbaik.

"Kami juga sudah melayangkan tiga surat kepada Warek III yang isinya meminta audiensi dan silaturrahmi terkait permasalahan pasca mubes Pema dan DPM universitas Abulyatama dan juga mempertanyakan legalitas Wakil rektor III. Maka dari itu kami memintak pihak wakil rektor III segera membalas surat yang sudah dilayangkan untuk berjumpa dan berdiskusi dengan pihak mahasiswa terkait pasca mubes termasuk ancaman pemfakuman lembaga tertinggi mahasiswa Unaya serta legalitas asisten Warek III" Tutup Ketua DPM Unaya
×
Berita Terbaru Update